Pemko Palangka Raya Siapkan Alih Fungsi TPS Terbuka Menjadi Depo Sampah

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya menyiapkan penataan sistem pengelolaan sampah dengan mengalihfungsikan tempat pembuangan sampah (TPS) terbuka menjadi depo sampah. Langkah ini dilakukan untuk mengatasi persoalan bau menyengat serta sampah yang kerap beterbangan hingga ke permukiman dan kawasan pertokoan, terutama saat angin kencang menjelang hujan.
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, mengatakan sistem depo dinilai lebih efektif dalam menjaga kebersihan lingkungan karena sampah tidak lagi menumpuk di ruang terbuka. Namun, pembangunan depo sampah memerlukan dukungan dan kesepakatan masyarakat, terutama terkait penyediaan lokasi.
“Sebenarnya kami ingin semua menggunakan sistem depo. Tetapi, masyarakat juga harus ikut mencarikan solusi,” ujar Fairid, Senin (6/7).
Menurutnya, salah satu kendala utama dalam pembangunan depo adalah belum tercapainya kesepakatan mengenai lokasi yang akan digunakan. Di satu sisi, warga menolak pembangunan depo di wilayah tertentu, namun di sisi lain belum ada usulan alternatif lahan yang dapat dimanfaatkan.
“Kadang-kadang kami ingin membangun depo, tetapi warga meminta ditutup. Ketika ditanya lahannya di mana untuk membangun depo, tidak ada solusi. Jadi ini harus disepakati bersama,” katanya.
Selain membenahi sarana pengelolaan sampah, Fairid juga mengingatkan masyarakat agar disiplin membuang sampah sesuai jadwal yang telah ditetapkan pemerintah. Menurutnya, keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada fasilitas, tetapi juga pada kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan.
“Jam membuang sampah sebenarnya juga sudah diatur. Namun semua kembali kepada kesadaran masing-masing,” tegasnya.
Fairid turut menyoroti aktivitas pemulung yang terkadang menyebabkan sampah berserakan saat memilah barang-barang yang masih memiliki nilai ekonomi. Meski demikian, pemerintah tidak bermaksud menghalangi masyarakat mencari nafkah, melainkan mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan.
Ia berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat dapat mempercepat terwujudnya sistem pengelolaan sampah yang lebih tertata, bersih, dan ramah lingkungan di Kota Palangka Raya.(aza)



