DPRD Gunung Mas Imbau Warga Waspadai Cuaca Ekstrem dan Hentikan Pembakaran Lahan

KUALA KURUN, Kalteng.co – DPRD Kabupaten Gunung Mas mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi meski wilayah tersebut mulai memasuki musim kemarau. Selain itu, warga juga diminta menghentikan pembakaran lahan untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gunung Mas, Esriadi, mengatakan kondisi cuaca saat ini masih sulit diprediksi. Hujan lebat yang disertai angin kencang dan petir masih kerap terjadi sehingga masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan.
“Cuaca sekarang sulit diprediksi. Meskipun mulai memasuki musim kemarau, hujan lebat yang disertai angin kencang dan petir masih sering terjadi. Karena itu, kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi cuaca ekstrem,” ujarnya, Kamis (9/7).
Politikus Partai Perindo itu menegaskan masyarakat tidak boleh membuka lahan dengan cara membakar. Selain melanggar aturan, tindakan tersebut berisiko memicu kebakaran yang meluas, terutama pada musim kemarau.
Esriadi juga mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, khususnya ke saluran drainase. Menurutnya, saluran air yang bersih dapat memperlancar aliran air sehingga mengurangi risiko genangan saat hujan.
Selain itu, warga diminta memangkas pohon maupun ranting yang sudah tua dan rapuh di sekitar permukiman agar tidak membahayakan keselamatan ketika terjadi angin kencang.
“Jangan membuang sampah sembarangan, apalagi ke saluran air. Pohon yang sudah tua atau ranting yang kering sebaiknya segera dipangkas agar tidak membahayakan warga ketika cuaca buruk,” tegasnya.
Esriadi menilai menjaga kebersihan lingkungan merupakan langkah sederhana yang memberikan manfaat besar. Selain mengurangi risiko bencana, lingkungan yang bersih juga dapat menekan potensi munculnya berbagai penyakit yang biasanya meningkat pada masa peralihan musim.
Ia juga meminta Pemerintah Kabupaten Gunung Mas melalui instansi terkait terus menggencarkan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem.
Di samping itu, Esriadi mengimbau masyarakat yang berada di luar rumah saat hujan lebat disertai angin kencang agar tidak berteduh di bawah pohon besar maupun papan reklame karena berpotensi roboh dan membahayakan keselamatan.(yud)



