BeritaHukum Dan Kriminal

Jago Merah Mengamuk di Gang Sari 45, 25 Bangunan Ludes, 128 Warga Mengungsi

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Dr. Murjani, Gang Sari 45, belakang Hotel Rahman, Kecamatan Pahandut, Minggu (12/7/2026) siang. Sedikitnya 25 bangunan ludes terbakar, sementara 128 warga terpaksa mengungsi setelah kehilangan tempat tinggal.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 13.10 WIB itu diduga dipicu korsleting listrik dari salah satu rumah warga. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan menjalar ke bangunan lain yang sebagian besar berbahan kayu serta berdiri berdempetan. Kondisi angin yang cukup kencang membuat api semakin sulit dikendalikan.

Berdasarkan data sementara, bangunan yang terbakar terdiri atas 23 unit rumah, satu barak, dan satu bangunan sekolah. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

Sebelum petugas tiba, warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun kobaran yang terus membesar membuat upaya tersebut tidak membuahkan hasil hingga puluhan armada pemadam kebakaran datang ke lokasi.

Puluhan unit Barisan Pemadam Kebakaran (BPK), Dinas Pemadam Kebakaran Kota Palangka Raya, BPBD, TNI, Polri, PLN, Tim Karhutla Kalimantan Tengah, hingga relawan dikerahkan untuk memadamkan api. Setelah berjibaku hampir dua jam, kobaran akhirnya berhasil dilokalisasi sehingga tidak merembet ke permukiman lain.

Ketua BPK Kamboja, Sucipto, mengatakan proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala, mulai dari akses jalan menuju lokasi yang sempit, padatnya warga yang melakukan evakuasi, hingga minimnya sumber air akibat musim kemarau.

“Informasi kami terima sekitar pukul 13.10 WIB dan seluruh personel langsung bergerak ke lokasi. Setelah hampir dua jam, api berhasil dilokalisasi sehingga tidak menjalar ke kawasan yang lebih luas. Saat ini petugas masih melakukan proses pendinginan,” ujarnya.

Selain menyebabkan puluhan bangunan hangus, peristiwa tersebut juga mengakibatkan seorang warga pingsan akibat syok dan seorang anggota Barisan Pemadam Kebakaran mengalami luka ringan saat bertugas. Keduanya telah mendapat penanganan medis.

Sementara itu, Camat Pahandut Said Zain Bachsin mengatakan pemerintah bersama Dinas Sosial, BPBD, pihak kelurahan, dan ketua RT telah melakukan pendataan terhadap seluruh korban terdampak. Pemerintah juga menyiapkan layanan kesehatan, tenda pengungsian, serta dapur umum untuk memenuhi kebutuhan para penyintas.

“Tidak ada korban jiwa. Penyebab kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang. Kami sudah menurunkan tim kesehatan, berkoordinasi dengan BPBD untuk tenda pengungsian, sementara Dinas Sosial menyiapkan dapur umum. Kami turut berduka atas musibah ini dan akan melakukan langkah-langkah konkret agar penanganan korban berjalan maksimal,” pungkasnya. (oiq)

Related Articles

Back to top button