BeritaUtama

Waspadai Hoaks Vaksin Covid-19

PALANGKA RAYA, kalteng.co-Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalteng Suyuti Syamsul mewanti-wanti kepada masyarakat agar tidak mudah percaya dengan informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya berkenaan dengan rencana vaksinasi Covid-19. Pasalnya banyak beredar berbagai informasi di media sosial yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarany=nya.

Diungkapkan Suyuti, saat ini pihaknya sudah melakukan sosialisasi baik secara tertulis ataupun lisan melalui dinkes kabupaten/kota terkait rencana vaksinasi yang rencananya secara bertahap akan dimulai pada Januari 2021. Sosialisasi juga dilakukan melalui media sosial di bawah kendali dinkes maupun dinas komunikasi dan informasi (diskominfo) provinsi dan kabupaten/kota.

“Sosialisasi ini perlu dilakukan dan kerja keras, mengingat hoaks tentang vaksin sudah banyak beredar di tengah masyarakat,” katanya di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalteng, belum lama ini.

Pihaknya mencontohkan informasi hoaks terjadi suatu kasus pada salah satu anak yang dilakukan imunisasi, selanjutnya menonjolkan satu kejadian berkenaan vaksinasi imunisasi tersebut.

“Tindakan medis itu tentu ada risikonya, tidak ada tindakan medis 100 persen aman,” katanya.

Tetapi, lanjut dia, apabila dihitung dari pemberian vaksin dan kejadian kasus, apabila lebih banyak pemberian vaksin yang sukses maka tidak ada masalah dengan vaksinnya. Kecuali, apabila terjadi kasus yang menunjukkan kejadian yang lebih banyak sebagai akibat dari vaksin maka dapat dikatakan bahwa vaksinasi itu yang bermasalah.

“Hal ini perlu menjadi perhatian agar tidak memberikan informasi yang salah kepada masyarakat, saya menyontohkan, apabila ada sepuluh orang makan kepiting dan satu alergi berarti yang bermasalah bukan kepitingnya tetapi orangnya memang alergi, ibarat ini bisa dicontohkan untuk penggunaan vaksin,” pungkasnya. (abw/uni)

Related Articles

Back to top button