Waspadai DBD di Musim Hujan di Wilayah Kalteng

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Waspada DBD di musim hujan. Berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofi sika (BMKG) Kota Palangka Raya, pada akhir Agutus ini keadaan atmosfer basah yang mengakibatkan beberapa waktu terakhir kondisi cuaca di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah tidak menentu.
Hal ini harus menjadi kewaspadaan bagi masyarakat untuk menjaga kesehatan, terlebih saat memasuki musim pancaroba dan musim hujan nantinya.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Tengah Suyuti Syamsul mengimbau kepada masyarakat agar waspada DBD dalam kondisi cuaca seperti ini.
Terlebih saat nanti sudah memasuki pancaroba. Lantaran, saat pancaroba hingga ke musim hujan nantinya akan menjadi waktu terjadinya banyak penyakit seperti demam berdarah atau DBD.
“Saat ini dari sistem kewaspadaan dini belum ada ditemukan kejadian signifi kan terhadap demam berdarah di Kalteng,” katanya saat diwawancarai di Kantor Gubernur Kalteng, belum lama ini. Selain itu, pada cuaca musim hujan biasanya akan terjadi kasus penularan malaria. Namun, di Kalteng kasus malaria tidak menjadi masalah karena hampir seluruh kabupaten/kota di Kalteng sudah bebas malaria.
“Dari 13 kabupaten dan satu kota, ada 11 daerah yang sudah dinyatakan bebas malaria,” ucapnya. Sementara itu, Prakirawan BMKG Kota Palangka Raya Lian Adriani mengatakan, peralihan musim dari kemarau ke hujan atau pancaroba akan terjadi pada September akhir hingga Oktober nanti. Sedangkan kondisi saat ini memang Kalteng masih termasuk pada musim kemarau. “Namun, kemarau itu tidak berarti tidak ada hujan. Ada hujan tapi dengan intensitas rendah. Sedangkan hujan yang terjadi beberapa waktu terakhir hingga beberapa hari ke depan itu karena adanya gangguan di atmosfer,” ungkapnya saat dikonfi rmasi melalui sambungan telepon, kemarin. (abw/ens)



