Sedikit-sedikit Healing, Apakah Penting?

Memikirkan hal tersebut yang sebenarnya hal itu tidak dibutuhkan untuk pikiran kita. Ini semata mata karena adanya overthinking, dan lagi lagi kita mengatakan kita butuh yang namanya healing. Ini di sebut dengan salah dalam pemaknaan kata.
Lunaknya mental anak muda di zaman sekarang, membentuk fenomena fenomena baru, dibarengi dengan semakin sejahteranya anak anak, sehingga sedikit goresan menjadikan itu sebuah luka yang dalam.
Lalu bagaimana menguatkan “Strobery generation” ini? Membentuk mental dan pikirannya, tak hanya menjadi kuat tetapi juga mengubah kembali tatanan pola pemikiran. Tak hanya dari pengajaran Pendidikan tetapi juga pola asuh keluarga.
Juga dalam dinamika mahasiswa sekarang, Sebenarnya anggapan seorang mahasiswa yang mengatakan bahwa ia mengalami strees yang tinggi, mengalami overthinking terhadap tugas tugas kuliahnya, sebenarnya ia hanya mengalami ketidaksanggupan, dalam mengerjakan tugas kuliahnya dengan baik.
Healing ini di kebanyakan kasus, penggunaan healing sebenarnya mereka mengguankannya sebagai pelarian sebuah permasalahan, apapun bisa di gantikan dari kesulitan menjadi kesenangan yang semenntara.
Healing memang diperlukan bagi setiap manusia, manfaat healing ini menjadikan kita lebih bijak, dalam mengambil suatu keputusan atas tindakan kita, menjadi lebih produktif, baik di tempat kerja maupun di tempat pendidikan.
Perlu diketahui bahwa kondisi mental seseorang itu dapat berpengaruh, pada tingkat produktivitas kita, sehingga memang kita memerlukan sebuah refreshing. Jadi apakah healing itu penting.
Dari pernyataan di atas jelas bahwa healing itu sangat penting, untuk menumbuhkan kesegaran pikiran, dan batin kita untuk kita melanjutkan aktivitas.
Namun permasalahanya sekarang kita kerap dimanjakan, dengan situasi yang sebenaranya bisa dengan mudah kita atasi, tanpa mengggunakan kata healing, hanya dengan mengubah pola pikir kira.



