
“Sebab harus diakui dibandingkan atlet Jawa Barat, Papua, DKI Jakarta dan beberapa daerah lainnya, Kalteng masih sangat jauh dari apa yang diharapkan dari segi persiapan dan lainnya. Mereka bahkan sudah ada yang dipersiapkan sejak 3 atau 4 tahun lalu,” tuturnya.
Gandi menambahkan, cabang olahraga dayung masih dapat memberikan harapan karena akan tampil di nomor kayak 1 putra dan putri jarak 200 meter untuk memberikan yang terbaik.
“Kita tentu sangat berharap dan peluang kita masih terbuka di nomor kayak 1 yang akan bertanding Kamis (30/9) dan TBR pada awal bulan 10 Oktober nanti,” ungkap Gandhi lagi.
Dia mengharapkan, doa dan dukungan masyarakat, agar cabor yang akan bertanding nanti dapat memberikan hasil yang terbaik dan mengharumkan nama Kalteng kedepan.
Sementara itu, dari cabang olahraga panjat tebing Kalteng Alberto Agustin yang sejatinya akan tampil, Rabu (28/9/2021) di Mimika, batal digelar karena hujan lebat dan mengguyur lokasi venue panjat tebing dan pertandingan akan dijadwalkan ulang.
Namun tantangan cukup berat bagi atlet panjat tebing Kalteng karena harus bersaing dengan pemecah rekor dan juara dunia kategori Speed WR Putra, Kiromal Katibin.



