Drama Rumah Tangga di Kobar: Upaya Rujuk Berujung Duel Berdarah Mertua-Menantu!

PANGKALAN BUN, Kalteng.co – Sebuah insiden berdarah akibat diduga kesalahpahaman keluarga terjadi di Desa Sungai Kapitan, Kecamatan Kumai, Senin (26/5/2025).
Peristiwa itu melibatkan seorang pria dan mertuanya yang terlibat perkelahian menggunakan senjata tajam.
Akibat kejadian tersebut, sang menantu yang diketahui bernama Yasir mengalami luka serius dan harus segera dilarikan ke Rumah Sakit Sultan Immanudin (RSSI) Pangkalan Bun untuk mendapatkan perawatan intensif.
Sementara itu, mertuanya yang bernama Sukalim melarikan diri dan menyerahkan diri ke Polsek Kumai.
Kapolres Kotawaringin Barat, AKBP Theodorus Priyo Santosa melalui Kapolsek Kumai, Iptu Stefanus Reantalo membenarkan peristiwa tersebut.
“Benar telah terjadi pertikaian yang melibatkan senjata tajam. Korban saat ini masih dalam penanganan medis,” ungkapnya.
Kronologi awal menyebutkan bahwa Sukalim sempat menemui istrinya bernama Sunarti, di Pasar Cempaka Kumai.
Ia berniat mengajak rujuk setelah satu bulan berpisah. Agar tidak menimbulkan keributan di tempat umum, Sunarti mengusulkan agar pembicaraan dilanjutkan di rumah.
Keduanya lalu pulang menggunakan kendaraan masing-masing. Setibanya di rumah, Sunarti sempat mampir ke tempat anaknya yang tak jauh dari kediamannya. Tak lama berselang, Yasir menantu Sunarti ikut bergabung.
Situasi yang semula tenang berubah menjadi panas saat terjadi pertengkaran antara Sukalim dan Yasir. “Cekcok mulut itu berujung bentrokan fisik hingga Yasir mengalami luka sabetan senjata tajam dan langsung dilarikan ke klinik terdekat sebelum dirujuk ke rumah sakit,” bebernya.
Sukalim sendiri mengalami luka di bagian wajah, tepatnya di pipi kanan dan dahi kiri. Setelah kejadian, ia memilih menyerahkan diri ke pihak kepolisian dan kemudian dibawa ke RSUD Sultan Immanudin oleh petugas untuk mendapatkan perawatan.
Sampai berita ini ditayangkan, pihak kepolisian masih menyelidiki lebih lanjut motif dan kronologi lengkap kejadian tersebut. (oiq)



