
KALTENG.CO-Super League 2025/2026 baru saja merampungkan seluruh pertandingan di pekan keenam dengan penuh drama dan kejutan. Sebanyak sembilan pertandingan telah tersaji sejak Jumat (19/9/2025) hingga Senin (22/9), dan yang menarik, pekan ini menjadi pekan tanpa hasil imbang! Semua tim yang bertanding memastikan adanya pemenang dan pecundang.
Di tengah sengitnya persaingan, Borneo FC dari Samarinda berhasil mengukuhkan dominasi mereka di puncak klasemen usai mempertahankan rekor kemenangan sempurna.
Borneo FC Jaga Kesucian: Kemenangan Dramatis di Segiri
Klub berjuluk Pesut Etam ini membuktikan mental juara mereka. Borneo FC mengunci kemenangan dramatis saat menjamu Persis Solo pada Senin (22/9).
Laga yang berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, itu harus ditentukan hingga menit-menit akhir. Gol di pengujung pertandingan yang dicetak oleh Mariano Peralta cukup untuk membuat Persis Solo pulang dengan tangan hampa.
Hasil krusial ini tidak hanya menambah tiga poin, tetapi juga menjaga rekor kemenangan Pesut Etam yang belum tercela dari enam laga yang telah dimainkan. Keunggulan ini semakin mantap mengingat pasukan Fabio Lefundes masih menyimpan tabungan satu pertandingan yang belum dimainkan.
Peta Lima Besar: Persija Tersandung, PSIM Meroket
Pergerakan di lima besar klasemen menjadi sorotan utama pekan ini, di mana hanya satu tim yang menelan kekalahan, yaitu Persija Jakarta.
Persija Alami Kekalahan Perdana
Macan Kemayoran harus menelan pil pahit saat bertandang ke markas PSM Makassar. Kekalahan dengan skor akhir 2-0 ini menjadi kekalahan pertama bagi Rizky Ridho dkk. di musim ini.
Meski demikian, Persija masih bertahan di posisi kedua klasemen sementara dengan koleksi 11 poin, terpaut empat poin dari Borneo FC yang kokoh di puncak.
PSIM & Persib Raih Kemenangan Penting
Sementara itu, tiga tim lain di posisi lima teratas sukses menggulung lawan-lawan mereka:
- PSIM Yogyakarta tampil trengginas dengan mengalahkan Bali United 1-3 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar. Kemenangan ini membuat Laskar Mataram naik ke posisi tiga dan memiliki poin yang sama dengan Persija (11 poin).
- Persib Bandung menunjukkan comeback yang gemilang saat menghadapi Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang. Sempat tertinggal, Maung Bandung membawa pulang tiga poin berharga dengan kemenangan tipis 1-2. Persib kini berada di posisi keempat.
- Persebaya Surabaya memastikan tiga poin di kandang sendiri usai meraih kemenangan tipis 1-0 atas tim promosi, Semen Padang, pada Jumat (19/9). Bajul Ijo kini menempati posisi kelima.
Ketiga tim ini (PSIM, Persib, Persebaya) bersaing ketat dengan masing-masing hanya terpaut satu angka dari yang lainnya.
Kebangkitan Tim Lain dan Pemutusan Tren Negatif
Kemenangan juga diraih oleh beberapa tim di luar lima besar, yang turut memanaskan persaingan di papan tengah dan bawah:
- Bhayangkara FC meraih kemenangan tipis 1-0 atas Persik Kediri, sekaligus memutus tren positif Macan Putih dalam dua laga terakhir.
- Dewa United (Banten Warriors) mampu melanjutkan catatan apiknya usai menggasak tamunya, PSBS Biak, dengan skor telak 3-1 di Banten International Stadium.
- Malut United (Laskar Kie Raha) juga meraih kemenangan besar 4-1 atas Madura United di hadapan pendukung sendiri.
- Persita Tangerang sukses mempermalukan tuan rumah, Persijap Jepara, dengan kemenangan 1-2. Kemenangan ini sekaligus menjadi panggung pembuktian bagi Hokky Caraka yang baru mencetak gol lagi sejak Oktober 2024.
- PSM Makassar menjadi tim terakhir yang memetik kemenangan di pekan ini. Kemenangan 2-0 atas Persija Jakarta merupakan tiga poin pertama Yuran Fernandes dkk. di musim ini. Tambahan poin ini membuat Juku Eja untuk sementara keluar dari zona merah dan bercokol di posisi 13.
Pekan keenam Super League 2025/2026 ini benar-benar menyajikan persaingan ketat dan menegaskan bahwa di kasta tertinggi, setiap pertandingan adalah final. Borneo FC boleh nyaman di puncak, tetapi persaingan di bawahnya, terutama di zona big five, masih sangat terbuka! (*/tur)



