BeritaRAMADAN

9 Hari Menuju Idulfitri, Ketua DKM Natabel Jannah Ajak Warga Maksimalkan Ibadah di Sisa Ramadan

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Memasuki sisa waktu Ramadan yang tinggal sembilan hari lagi, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Natabel Jannah, Ustadz Azizurrahman, mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum tersebut dengan memperbanyak ibadah dan amal kebaikan.

Menurutnya, sepuluh hari terakhir Ramadan merupakan waktu yang sangat istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah, baik melalui salat malam, membaca Al-Qur’an, memperbanyak sedekah, maupun mempererat silaturahmi antar sesama.

“Di sisa sembilan hari puasa ini, mari kita maksimalkan ibadah. Ramadan adalah bulan penuh berkah dan ampunan, sehingga sayang jika kita tidak memanfaatkannya dengan sebaik mungkin,” ujar Ustadz Azizurrahman, Rabu (11/3/2026).

Ia juga mengapresiasi tingginya kepedulian masyarakat selama bulan Ramadan. Hal itu terlihat dari banyaknya warga yang secara sukarela berbagi takjil kepada masyarakat serta menyediakan hidangan berbuka puasa di berbagai masjid.

Salah satunya yang rutin dilakukan di Masjid Natabel Jannah, di mana setiap harinya warga bergotong royong menyiapkan hidangan berbuka bagi jamaah yang datang untuk menunaikan ibadah.

“Alhamdulillah, kepedulian masyarakat sangat luar biasa. Banyak warga yang berbagi takjil dan membantu menyediakan makanan berbuka puasa di masjid-masjid, termasuk di Masjid Natabel Jannah,” katanya.

Ustadz Azizurrahman berharap, semangat berbagi dan kebersamaan yang tumbuh selama Ramadan dapat terus terjaga, tidak hanya di bulan suci ini, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari setelah Ramadan berakhir.

“Semoga kebiasaan baik yang kita lakukan selama Ramadan bisa terus kita pertahankan. Semangat berbagi, saling membantu, dan memakmurkan masjid hendaknya menjadi bagian dari kehidupan kita,” tutupnya. (pra)

https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co

Related Articles

Back to top button