Ribut-ribut Pengamanan Huma Betang Night, Ketua GP Ansar: Tidak Ada Urusan Lahan Parkir! Kami Diminta Pengamanan Oleh Gubernur
PALANGKA RAYA, Kalteng.co-Dugaan adanya keributan antara Ormas GP Ansar dan LSR-KT dalam hal pengamanan lahan parkiran dalam acara Huma Betang Night di kawasan Bundaran Besar Palangka Raya dipicu kesalahpahaman informasi terkait penempatan personel Banser oleh Dinas Perhubungan Provinsi.
Diungkapkan Arjoni selaku Ketua GP Ansor Kalteng, keterlibatan pihaknya dalam acara Huma Betang Night adalah atas permintaan Ketua Dewan Pembina yakni Gubernur Kalteng, terutama untuk melakukan pengamanan di sekitaran lokasi.
Hanya saja, pihak Dishub Kalteng menempatkan personel Banser di beberapa titik parkiran, sehingga memicu permasalahan dengan Ormas lainnya yang memang biasa mengelola lahan parkiran.
“Tidak ada urusan kita dengan lahan parkir, sebenarnya kita bersama Ormas lainnya diminta untuk ikut mengamankan acara di bundaran besar,”ujar Ketua GP Ansar Arjoni, Minggu (15/6/2025).
Makanya, lanjut Arjoni, setelah sempat terjadi adu argumen antara personel Banser dan LSR-KT di lapangan, pihaknya memilih untuk terlibat dalam pengamanan di Kawasan VIP.
“Jadi video yang beredar di sejumlah WAG adalah murni miskomumunikasi,”tukas Arjoni seraya menyebutkan saat kejadian dirinya sedang berada di Pulang Pisau untuk memimpin Rakercab.
Lebih jauh Arjoni menekankan, Ormas Ansar maupun Banser sama-sekali tidak berkepentingan dengan permasalahan lahan parkir, karena tugas utama Ormas ini adalah menjaga ulama dan NKRI.
“Kami juga kedepan. Kegiatan2 Ansor bakal di Ponpes dan Masjid2… Minta bantulah, supaya ini bisa kami laksanakan dengan Istiqomah. Kita ingin banyak sodara, karena agenda kami GP Ansor kedepan fokus pada kaderisasi, menjaga ulama, dan pengembangan BUMA (Badan Usaha Milik Ansor),”tandas Arjoni yang selama ini dikenal sebagai salah seorang itelektual muda muslim Kalteng yang berpikiran modern dan moderat.
Seperti diberitakan sebelumnya, pengamanan lahan parkiran pada acara Huma Betang Night yang dilaksanakan di Bundaran Besar Palangka Raya sempat memicu keributan di antara Dua organisasi masyarakat (Ormas) Banser yang berada di bawah koordinasi GP Ansar dan LSR-Kalteng pada Sabtu (14/6/2025) sore.
Meski tidak sampai terjadi benturan fisik di lapangan, keributan adu argumen terkait tanggungjawab pengelola lahan parkiran antara kedua Ormas tidak terelakan.(*/tur)




