Personel Banser dan LSR-Kalteng Terlibat Keributan? Diduga Dipicu Pengamanan Lahan Parkir pada Acara Huma Betang Night

PALANGKA RAYA, Kalteng.co-Pengamanan lahan parkiran pada acara Huma Betang Night yang dilaksanakan di Bundaran Besar Palangka Raya sempat memicu keributan di antara Dua organisasi masyarakat (Ormas) Banser yang berada di bawah koordinasi GP Ansar dan LSR-Kalteng pada Sabtu (14/6/2025) sore.
Meski tidak sampai terjadi benturan atau kontak fisik di lapangan, keributan adu argumen terkait tanggungjawab pengelola lahan parkiran antara kedua Ormas tidak terelakan.
Bahkan, dalam rekaman video beredar di sejumlah WhatsApp Group (WAG), beberapa personel LSR-KT sempat mendatangi beberapa personel Banser yang sedang bersiap untuk menjaga lahan parkiran di Jalan DI Panjaitan.
Dalam rekaman video tersebut masing-masing personel Banser dan LSR-KT mengaku telah mendapat mandate atau perintah dari masing-masing ketua Ormas tersebut dalam pengamanan lahan parkiran di sekitar acara Huma Betang Night.
Tak sebatas itu, keributan adu argumen ini juga sempat melibatkan ketua dari Kedua Ormas GP Ansar dan LSR-KT. Dalam rekaman suara (voice note) yang juga beredar di WAG terdengar suara dari Arjoni selaku Ketua GP Ansar dan Agatiansyah selaku Ketua LSR-KT.
Dari adu argumen dalam rekaman suara tersebut terdengar suasana ketegangan dan emosional yang diduga sebagai suara Agatiansyah dari LSR-KT dan Arjoni dari GP Ansor.
Masih dalam rekaman suara tersebut pihak GP Ansar juga sempat membawa-bawa nama Ketua Dewan Pembina, meski tidak disebutkan nama jelas, namun dalam hal ini diduga merujuk kepada Ketua Dewan Pembina GP Ansar Kalteng.
Sementara itu, saat dicoba dilakukan konfirmasi soal permasalahan ini ke Ketua GP Ansar Arjoni melalui pesan whatsapp yang bersangkutan belum memberikan resposn, demikian juga Agatiansyah selaku Ketua LSR-KT belum berhasil dihubungi. (*/tur)



