BeritaSOSOK

Akan Menjadikan UPR Unggul dengan Standar Nasional

50 Persen Dosen Doktor Harus Sudah Berakreditasi Unggul

Untuk mencapai angka itu, setiap tahun 8 fakultas yang ada di UPR harus mengirimkan 10 orang dosen untuk studi S-3. Artinya tiap tahun ada 80 dosen. Dia mencontohkan di FEB, saat ini telah mengirimkan 10 dosen untuk studi S-3. Di akhir 2026 ada 240 orang doktor baru. Danes juga menyiapkan program untuk pendampingan menjadi guru besar.

Sejauh ini UPR baru memiliki 24 guru besar. Idealnya sampai 2026 ada penambahan 60 orang guru besar. Saat ini yang sudah mencapai lektor kepala IVB sekitar 233 orang. “Untuk menjadi guru besar ini mereka perlu 100 publikasi ilmiah di jurnal bereputasi. Kita dampingi mereka dari sejak meneliti, menulis naskah, dan proses selanjutnya,” ujarnya.

Program unggulan ketiga yang ditawarkan Danes adalah target publikasi di Scopus. Dia menargetkan ada 130 publikasi dalam setahun di jurnal internasional bereputasi. Selanjutnya adalah program keunggulan keempat, peningkatan jumlah program studi di pascasarjana. Saat ini ada 12 program master dan 1 program doktor. Program unggulan kelima dari Danes adalah akreditasi unggul. Dua tahun dari sekarang, prodi yang memiliki 50 persen dosen doktor harus sudah berakreditasi unggul.

“Bukan cuma akreditasi nasional, tapi juga kita mengejar akreditasi internasional,” ujar Danes yang pernah meraih gelar dosen teladan di UPR dan nasional tahun 1995. Sejalan dengan itu, Danes pun akan menyiapkan kelas bilingual atau dua bahasa. Mewujudkan ini, selain akan mengundang dosen dari luar negeri, juga meningkatkan kemampuan bahasa Inggris para dosen UPR.

Akreditasi ini yang membuat mahasiswa tertarik kuliah di UPR. Akrediasi ini pula yang akan mengangkat peringkat sebuah perguruan tinggi. Sekaligus nanti jadi syarat untuk menjadi perguruan tinggi negeri badan hukum (PTNBH). “Program unggulan keenam membawa UPR jadi PTNBH. Banyak syarat menjadi PTNBH, salah satunya adalah 60 persen prodi harus unggul akreditasinya,” ujar alumnus post doctoral fellowship Universitas Canberra Australia tahun 2007.

https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co
Laman sebelumnya 1 2 3 4Laman berikutnya

Related Articles

Back to top button