Api Diduga Berasal dari Kasur Rusak, Rumah Kosong di Sabaru Berkobar

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Peristiwa kebakaran terjadi di sebuah rumah kosong semi permanen di Jalan Matal Gang Sariau, Kelurahan Sabaru, Kecamatan Sebangau, Kota Palangka Raya, Kamis (26/3/2026) siang. Insiden tersebut dilaporkan melalui layanan Call Center 112 sekitar pukul 14.17 WIB.
Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya bergerak cepat menuju lokasi setelah menerima laporan. Dengan waktu respons sekitar 11 menit, tim langsung melakukan penanganan guna mencegah api meluas ke bangunan lain di sekitarnya.
Objek yang terbakar diketahui merupakan rumah kosong milik seorang warga bernama Minah. Rumah tersebut sudah tidak dihuni selama kurang lebih satu tahun karena pemiliknya tinggal bersama keluarga di lokasi lain.
Jafung Analis Kebakaran Ahli Muda Damkar Kota Palangka Raya, Sucipto mengatakan, bahwa saat petugas tiba di lokasi, api sudah membakar bagian depan rumah, khususnya di area teras dan dinding kayu.
“Saat kami tiba, api sudah terlihat di bagian depan bangunan, terutama di teras dan dinding kayu, sehingga fokus utama kami adalah mencegah perambatan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (27/3/2026).
Menurut keterangan warga sekitar, api pertama kali terlihat berasal dari bagian depan rumah, tepatnya di area teras. Di lokasi tersebut terdapat kasur rusak yang diduga menjadi titik awal munculnya api.
Sucipto menjelaskan, bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran masih berdasarkan keterangan saksi di lapangan.
“Informasi awal dari warga menyebutkan sumber api berasal dari kasur rusak di depan rumah, namun penyebab pastinya masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut,” katanya.
Selain itu, terdapat dugaan lain yang berkembang di masyarakat terkait aktivitas anak-anak yang bermain petasan di sekitar lokasi sebelum kebakaran terjadi. Meski demikian, hal tersebut masih belum dapat dipastikan kebenarannya.
“Memang ada informasi tambahan terkait dugaan petasan, tetapi kami belum bisa menyimpulkan hal tersebut sebagai penyebab utama sebelum ada pemeriksaan dari pihak berwenang,” tambah Sucipto.
Beruntung, warga sekitar sempat melakukan upaya pemadaman awal menggunakan alat seadanya seperti ember dan baskom, sehingga api tidak sempat menjalar lebih luas ke bangunan lain di sekitarnya.
Petugas Damkar bersama unsur pendukung lainnya akhirnya berhasil memadamkan api sepenuhnya pada pukul 14.50 WIB.
“Setelah pemadaman, kami juga melakukan pendinginan dan pendataan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa,” tutupnya. (oiq)



