Bangun Pastori dari Dana Anspirasi

RAPAT: Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Gunung Mas, Untung Jaya Bangas (kiri) dan Evandi (kanan), saat mengikuti rapat, belum lama ini.
RAPAT: Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Gunung Mas, Untung Jaya Bangas (kiri) dan Evandi (kanan), saat mengikuti rapat, belum lama ini./DPRD GUMAS

KUALA KURUN,kalteng.co – Dua anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gunung Mas (Gumas), yakni Untung Jaya Bangas dan Evandi menggunakan sebagian dana aspirasi mereka, untuk membangun pastori jemaat induk Resort Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Tewah.

”Pembangunan pastori di mulai sejak tahun 2020 lalu, dan berlanjut pada tahun 2021 ini. Total dana aspirasi yang kami salurkan hampir mencapai Rp 700 juta,” kata Untung, Rabu (11/8). Pada awalnya, kata dia, bangunan GKE Tewah tidak mempunyai tempat tunggu untuk jaga malam.

Dengan halaman gereja yang terbilang luas, sehingga rawan di jadikan tempat untuk melakukan hal-hal yang negatif oleh oknum tertentu. ”Atas dasar itulah, kami menilai perlu di lakukan pembangunan pastori jemaat induk Resort GKE Tewah, untuk mencegah gereja itu di salahgunakan untuk hal-hal negatif,” kata legislator dari daerah pemilihan (dapil) III yang mencakup Kecamatan Tewah, Kahayan Hulu Utara, Miri Manasa, dan Damang Batu ini.

Baca Juga:  Gubernur dan Ketua PKK Provinsi Kunjungi Siswa di Barut dan Mura

Ia mengakui, saat ini pastori sudah selesai di bangun dan siap untuk di tempati pendeta yang bertugas di sana. Nantinya, di harapkan pastori dapat di pelihara dengan baik, dan juga menjadi tempat pelayanan, yang selanjutnya membawa kebaikan bagi jemaat GKE Resort Tewah. ”Kami ingin pastori itu dapat menjadi tempat bernaung pendeta dan keluarga, untuk mendukung pelayanan di GKE Resort Tewah.

Lokasi pastori itu sangat strategis, karena berada di jalan lintas. Jadi jemaat dari mana saja bisa datang untuk berkonsultasi dengan ketua resort,” ungkap politikus Partai Demokrat ini. Sementara itu, anggota DPRD Gumas Evandi berharap, keberadaan pastori dapat menjadi salah satu solusi, agar gereja induk tidak di gunakan oleh oknum tertentu, untuk melakukan hal-hal yang negatif.

Baca Juga:  Lubang Arah Petak Bahandang Ditimbun

”Kami ingin pastori tersebut bisa menjadi pusat pembinaan rohani bagi jemaat, khususnya generasi muda. Jika ingin melihat masa depan gereja, bisa di lihat dari bagaimana kondisi pemuda sekarang. Gereja harus lebih serius melakukan pembinaan bagi pemuda,” pungkasnya. (okt/ens)