Banyak Orangtua Tidak Mengetahui Waktu Belajar Anak

Banyak Orangtua Perlu Di Sadarkan
Menurut Kak Seto, perlu ada kepedulian dari pihak Orangtua selama anak belajar secara daring. Sebab, anak-anak pun mengalami stres akibat tidak bisa bertemu dengan teman-temannya.
“Orang tua perlu di sadarkan perlu ada kiat untuk orang tua ramah anak. Yang paling mempunyai tanggung jawab (kenyamanan anak belajar) adalah orang tua,” sambungnya.
Sementara itu, COO Pahamify Mohammad Ikhsan menilai perlu adanya diskusi antara anak, orang tua, dan guru untuk menyamakan persepsi kegiatan pembelajaran daring.
“Yang bisa di lakukan itu, di satukan visi dan goal antara guru anak dan orang tua, di Pahamify itu ada meeting antara tiga itu, di samakan tujuannya, di jelaskan jam berapa anak fokus belajar dan tidak perlu di ganggu. Itu cukup berhasil,” ucapnya.
Di sisi lain, bisa di pahami jika ada orang tua yang kesal lantaran anaknya terus memegang handphone, baik saat belajar maupun setelahnya untuk bermain game. Ia mengatakan bahwa itu ada sisi baiknya juga, seperti menghilangkan stres.
“Jangan sampai menilai suatu alat atau kegiatan itu hitam putih saja. Game jelek dan game baik, ada baik dan jeleknya. Itu bisa lewat berdiskusi dengan penuh persahabatan, tanya apa manfaatnya, tetap lihat positifnya,” katanya.
“Anak juga perlu main cerdas dan bijaksana, tapi jangan kecanduan, jadi lupa segalanya. Perlu di batasi juga. Ada saatnya main game, tidak perlu di rampas handphone, tapi tetap dengan suasana persahabatan,” tutupnya.(tur)



