Basarnas Gelar Pelatihan Jungle Rescue

unsur forkopimda foto bersama
KEBERSAMAAN: Inspektur Basarnas Brigadir Jendral TNI Chanlan Adilane (empat dari kanan), Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin dan unsur forkopimda foto bersama dua orang perwakilan peserta pelatihan.FOTO: GILANG/KALTENG POS

PALANGKA RAYA, Kalteng.co–Badan Pencarian Orang dan Pertolongan Basarnas berupaya mewujudkan insan SAR yang profesional, sinergi dan militan saat operasi SAR. Hal itu direalisasikan denganmenggelar pelatihan teknis pencarian di gunung dan hutan atau jungle rescue bagi potensi SAR, dipusatkan di Aula Peteng Karuhei II, Selasa (16/3).

Dalam sambutannya, Inspektur Basarnas, Brigadir Jenderal TNI Chanlan Adilane mengatakan ada sejumlah teknik yang akan diberikan kepada potensi SAR seperti navigasi, pencarian korban, survival, evakuasi dan lainnya yang sesuai peraturan Basarnas.

“Pelatihan ini untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi potensi SAR untuk membantu Basarnas terhadap pertolongan di gunung hutan sehingga dalam melaksanakan operasi SAR dapat cepat, tepat, aman dan terkoordinasi,” tegasnya.

Baca Juga:  Minta ASN Serius Input Siska, Mysapk, Simpeg dan Sidan

Ia berharap dari pelatihan ini muncul semangat kemanusiaan dan kesatuan pola pikir untuk memberikan pelayanan jasa dengan seoptimal mungkin untuk masyarakat.

Di tempat yang sama, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin memberikan apresiasi pelatihan ini karena diakuinya ini baru yang pertama digelar di Kota Cantik. Ia pun menyatakan siap berkomitmenmendukung pengembangan potensi SAR di Palangka Raya.

Sebanyak 28 Peserta Dilatih Teori dan Praktik di Bukit Tangkiling

“Tipologi Kota Palangka Raya ini ada perdesaan, hutan dan kota, melihat dari tujuan pelatihan ini maka sangat pas untuk dilaksanakan. Apa yang dilakukan ini juga perbuatan mulia  demi kemanusiaan, belum tentu banyak yang mau seperti ini,” ucap Fairid Naparin.

Baca Juga:  Pelaku Usaha Harus Terapkan Prokes Ketat

Sementara itu, diungkapkan Ketua Panitia Pelatihan Sarjito Zaini, sebanyak 28 orang potensi SAR menjadi peserta dalam pelatihan yang digelar selama enam hari ini, sejak kemarin hingga 21 Maret 2021. Pelatihan tidak hanya dilakukan di dalam ruangan berupa teori kelas, tetapi akan ada praktik lapangan di Bukit Tangkiling.

Pada kegiatan juga dilaksanakan penandatanganan nota kesepahaman (MoU antara Basarnas Kota Palangka Raya dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Palangka Raya. Selain itu, masing-masing pihak memberikan kenang-kenangan.(sos/ila/B5)