Beberapa Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Berinvestasi

Keamanan finansial untuk jangka panjang

KALTENG.CO – Keamanan finansial untuk jangka panjang, berhemat dan menabung untuk menjadi keuangan yang sehat dan jadi prioritas. Untuk mengetahui dasar investasi, perlu di ketahui agar kita tidak terjebak dalam euforia investasi.

Ada satu cara lagi untuk mengamankan kondisi keuangan jangka panjang. Bahkan, investasi memang terbilang lebih pasti ketimbang berbisnis.
Namun, sebelum itu, perku di ketahui terkait definisi investasi itu sendiri.

Tim analis OCBC NISP memaparkan, kita dapat berinvestasi di perusahaan, reksa dana, obligasi, saham, investasi emas, atau barang bermerek, demi mendapatkan keuntungan atau penambahan nilai di kemudian hari.

Baca Juga:  Memasuki Usia 30-an Perempuan Sudah Mulai Osteoporosis

Investasi Mirip Dengan Menabung

Tentunya, untuk dapat mendapatkan keuntungan dari investasi tidak semudah itu, jangan sampai terjebak dalam mentality jackpot. Artinya, beranggapan bisa mendapatkan keuntungan instan dengan hanya tidur dan bangun lalu dapat keuntungan besar.

Pada dasarnya, investasi mirip dengan menabung, tetapi perbedaannya tidak boleh pasif. Dalam investasi, ada beberapa hal yang juga harus terus di awasi.

Jika tidak memahami prinsipnya, maka akan susah untuk balik modal. Tim OCBC NISP berbagi tips agar investasi dapat membuahkan hasil yang memuaskan.

1.Komitmen
Investasi sama seperti membangun hubungan, sehingga keputusan tidak boleh di lakukan dengan buru-buru. Ada proses dan langkah-langkah yang harus di lakukan terlebih dahulu untuk bisa merasakan manisnya hubungan.
Begitu pula dengan investasi. Untuk bisa merasakan hasil yang sepadan dari investasi, kita harus bersabar.

Baca Juga:  Sewaktu Kecil Jadi Teman Bermain, Sudah Dewasa Jadi Teman Hidup Ayah

2.Pastikan punya cukup uang
Sebelum investasi, pastikan kebutuhanmu sudah tercukupi semua. Kamu juga perlu mengamankan dana darurat dulu, apalagi musim pandemi membuat ekonomi semakin tak menentu.
Paling tidak, punya dana darurat 3-6 kali dari penghasilan bulananmu. Jangan sampai gara-gara berinvestasi, kehidupan jadi lebih menderita. Jika penghasilanmu tidak pasti, lebih baik menabung dengan cara klasik.