BeritaLINTAS BORNEOMETROPOLIS

Belanda Kembalikan Harta Karun Rampasan Saat Menjajah Indonesia; Kembalikan Juga Kepala Demang Lehman yang Dipenggal!

Bagaimana bila ternyata bagian tubuh pahlawan Dayak itu dikembalikan? Wajidi mengatakan, tentu tidak akan dipajang di museum seperti yang dilakukan pemerintah Belanda. ”Kita perlakukan beliau sebagai pahlawan. Kita makamkan di tempat terhormat,” tegasnya.

Wajidi juga menginginkan Belanda mengembalikan regalia (hak atau sifat lambang seorang penguasa berdaulat) Kesultanan Banjar. Seperti yang diketahui, pada tahun 1960 Kesultanan Banjar dihapus secara sepihak oleh pemerintah Belanda.

”Salah satunya dengan membakar regalia kesultanan. Tapi, saya meyakini, sebagian regalia itu diambil atau disita, kemudian dibawa oleh Belanda,” tandasnya.

Seperti apa persisnya regalia yang dimaksud, Wajidi mengaku belum mengetahuinya. ”Untuk memastikan itu, tentu harus ada komunikasi antara pemerintah Indonesia atau Pemprov Kalsel dan pihak museum,” ucapnya.

Di sisi lain, pihaknya mengaku akan mempersiapkan segala sesuatunya apabila artefak bersejarah dari Kesultanan Banjar dikembalikan ke Pemprov Kalsel. ”Apalagi, misalnya, benda bernilai tinggi. Ada nilai historis dan lain sebagainya. Contohnya berlian dan sebagainya,” ujar Wajidi. (*/tur)

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Back to top button