BeritaHIBURANMETROPOLIS

The Devil Wears Prada 2 Terancam Diboikot di Tiongkok, Diduga Selipkan Stereotip Rasial!

KALTENG.CO-Kabar mengejutkan datang dari industri perfilman Hollywood. Film yang sangat dinantikan, ‘The Devil Wears Prada 2’, kini justru berada di tengah pusaran kontroversi besar. Menjelang perilisannya, film yang kembali mempertemukan Meryl Streep dan Anne Hathaway ini menghadapi gelombang kritik hingga seruan boikot dari publik di Tiongkok.

Dilansir dari Korea Joongang Daily, kontroversi ini bermula dari dugaan adanya stereotip rasial dalam penggambaran karakter asal Tiongkok. Isu ini dengan cepat menyebar luas di berbagai platform daring, mengancam performa film tersebut di pasar Asia.

Gambar Kiri Gambar Kanan

Pemicu Kontroversi: Cuplikan yang Dianggap Tidak Sensitif

Ketegangan mulai memuncak setelah 20th Century Studios merilis cuplikan resmi film tersebut. Dalam beberapa adegan, muncul karakter pendukung asal Tiongkok yang langsung memicu perdebatan sengit. Banyak penonton menilai bahwa penggambaran karakter tersebut sangat tidak sensitif terhadap budaya dan identitas etnis Tionghoa.

Ada tiga poin utama yang menjadi sorotan tajam publik:

1. Nama Karakter yang Dinilai Ofensif

Fokus utama kritik tertuju pada karakter bernama Jin Chao, yang diperankan oleh aktris Helen J. Shen. Nama “Jin Chao” dianggap memiliki kemiripan fonetik dengan istilah rasis yang secara historis digunakan di masyarakat Barat untuk mengejek bahasa serta etnis Asia. Bagi banyak netizen di Tiongkok, pemilihan nama ini dianggap bukan sekadar kebetulan, melainkan bentuk penghinaan yang terselubung.

2. Representasi Visual yang Memperkuat Stereotip

Aspek visual karakter Jin Chao juga tak luput dari kecaman. Di tengah latar belakang dunia fashion kelas atas yang glamor, karakter ini justru ditampilkan dengan kacamata dan gaya berpakaian yang dinilai terlalu “sederhana” atau kuno. Penampilan ini dianggap memperkuat stereotip lama (tropes) Hollywood yang sering menggambarkan orang Asia sebagai sosok kutu buku yang kaku dan tidak modis.

3. Perilaku Karakter yang Karikatural

Selain penampilan, kepribadian Jin Chao dalam film juga dianggap bermasalah. Beberapa adegan menunjukkan perilaku yang dinilai sombong namun canggung, yang oleh para pengamat dianggap sebagai upaya memproduksi ulang stereotip negatif tentang orang Asia. Ekspresi dan gaya akting yang berlebihan membuat karakter tersebut terasa seperti sebuah karikatur, bukan sosok manusia yang kompleks.

Dampak Besar: Ancaman Boikot dan Sentimen Global

Reaksi keras ini memicu kampanye boikot besar-besaran di media sosial Tiongkok. Banyak pengguna internet merasa tersinggung karena film ini seolah-olah ingin meraup keuntungan dari pasar Tiongkok, namun di sisi lain tidak menghormati budaya mereka.

“Mereka ingin uang kami, tapi tetap merendahkan identitas kami,” tulis salah satu komentar populer di platform media sosial setempat.

Meskipun dijadwalkan tayang pada 1 Mei mendatang, kontroversi ini diprediksi akan berdampak signifikan pada angka penjualan tiket di Tiongkok.

Jika tidak segera ditangani oleh pihak studio, sentimen negatif ini berpotensi mencoreng citra film ‘The Devil Wears Prada 2’ secara global, terlepas dari kembalinya akting ikonik para pemeran utamanya. (*/tur)

Related Articles

Back to top button