Wali Kota Palangka Raya Hadiri Kick Off SERAMBI 2026, Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Ramadan

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin menghadiri langsung kegiatan Kick Off SERAMBI 2026 yang digelar di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Kamis (19/2/2026). Dalam sambutannya Fairid Naparin menegaskan, bahwa Ramadan dan Idul Fitri merupakan momentum yang selalu diwarnai peningkatan konsumsi masyarakat, khususnya pada komoditas bahan pangan. Kondisi tersebut, menurutnya, berpotensi mendorong kenaikan harga di pasaran apabila tidak diantisipasi secara terukur.
“Setiap menjelang Ramadan, permintaan bahan pokok cenderung meningkat. Jika tidak diimbangi dengan ketersediaan pasokan yang memadai, maka akan berdampak pada kenaikan harga,” ujarnya. Berdasarkan data resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi year-on-year (y-on-y) Kota Palangka Raya pada Januari 2026 tercatat sebesar 4,61 persen, tertinggi di wilayah Kalimantan Tengah. Angka tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi lokal.
Menurut Fairid, tingginya angka inflasi menjadi indikator adanya tekanan terhadap harga kebutuhan pokok yang perlu dikendalikan sejak dini. Pemerintah daerah, kata dia, harus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga daya beli masyarakat tetap stabil.
Sebagai bentuk intervensi pasar, Pemkot Palangka Raya menghadirkan pasar murah melalui program SERAMBI 2026. Program ini dirancang untuk menyediakan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan menengah.
“Pasar murah ini merupakan langkah nyata untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau di tengah meningkatnya permintaan,” jelasnya.
Selain menjaga keterjangkauan harga, SERAMBI juga diharapkan mampu menekan laju inflasi daerah serta memperkuat stabilitas ekonomi menjelang hari besar keagamaan. Fairid pun mengajak seluruh pihak, mulai dari distributor, pedagang, hingga masyarakat, untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.
“Kolaborasi semua pihak sangat penting agar stabilitas harga tetap terjaga dan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang serta penuh keberkahan,” pungkasnya. (pra)



