BeritaNASIONALUtama

Daftar CPNS atau PPPK? Timbang Matang Risiko dan Keuntungannya!

Risiko Menjadi PPPK

Meskipun menawarkan fleksibilitas, menjadi PPPK juga memiliki beberapa risiko yang perlu dipertimbangkan:

  • Ketidakstabilan: Masa kerja PPPK tidak seumur hidup seperti CPNS. Ada kemungkinan kontrak tidak diperpanjang.
  • Tunjangan dan Fasilitas: Tunjangan dan fasilitas yang diterima PPPK mungkin tidak selengkap CPNS.
  • Status Sosial: Beberapa masyarakat masih memandang CPNS lebih bergengsi dibandingkan PPPK.

Risiko Menjadi CPNS

  • Persaingan Ketat: Seleksi CPNS sangat kompetitif, sehingga peluang untuk lolos sangat kecil.
  • Beban Kerja: CPNS seringkali memiliki beban kerja yang tinggi dan tanggung jawab yang besar.
  • Prosedur Birokrasi: Proses birokrasi dalam instansi pemerintah dapat cukup rumit.

Faktor yang Perlu Dipertimbangkan

  • Minat dan Bakat: Pilih formasi yang sesuai dengan minat dan keahlian Anda.
  • Stabilitas: Jika menginginkan pekerjaan yang stabil dan pensiun yang pasti, CPNS adalah pilihan yang tepat.
  • Fleksibilitas: Jika menginginkan fleksibilitas dan tidak ingin terikat dengan aturan yang ketat, PPPK bisa menjadi alternatif.
  • Kondisi Keuangan: Pertimbangkan gaji dan tunjangan yang ditawarkan oleh masing-masing formasi.

Pilihan antara menjadi CPNS atau PPPK tergantung pada preferensi dan kebutuhan individu. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sebelum memutuskan, lakukanlah riset yang mendalam dan pertimbangkan semua faktor yang relevan. (*/tur)

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Back to top button