Muhammad Syauqie: Nahdlatul Ulama Telah Menjadi Pilar Penting Peradaban Bangsa
PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Daerah Pemilihan Kalimantan Tengah, Muhammad Syauqie, S. Hut., turut memberikan ucapan Selamat Hari Lahir Nahdlatul Ulama (NU) yang ke-102. Peringatan ini jatuh pada 16 Rajab 1446 H atau bertepatan dengan Kamis, 16 Januari 2025.
Dalam pernyataannya kepada Kalteng.co, Muhammad Syauqie menyampaikan apresiasi mendalam terhadap kiprah NU yang telah lebih dari seabad mengabdi untuk bangsa.
“Nahdlatul Ulama adalah bukti nyata bagaimana nilai-nilai keagamaan dapat menyatu dengan semangat kebangsaan. Selama lebih dari seratus tahun, NU konsisten menjadi pilar penting dalam menjaga peradaban bangsa, khususnya dalam memperkuat moralitas masyarakat dan mempertahankan nilai-nilai kebhinekaan,” ujarnya.
Muhammad Syauqie menilai NU tidak hanya berperan sebagai organisasi keagamaan, tetapi juga sebagai penjaga tradisi dan penggerak inovasi. Dalam menghadapi perubahan zaman, NU tetap setia pada prinsip moderasi Islam yang menyejukkan dan mampu menjaga harmoni di tengah keberagaman.
“NU adalah organisasi yang luar biasa. Di satu sisi, ia menjaga tradisi keislaman yang kuat, tetapi di sisi lain, NU juga terus beradaptasi dengan tantangan zaman. Hal ini terlihat dari bagaimana NU memanfaatkan teknologi dalam dakwah, pendidikan, dan pengabdian sosial,” ungkap legislator Komisi V DPR RI ini.
Ia juga mengapresiasi kontribusi NU di berbagai sektor, termasuk dalam penguatan pendidikan melalui pondok pesantren dan lembaga pendidikan formal yang berada di bawah naungannya.
“Pendidikan yang dikelola NU telah membentuk generasi yang tidak hanya berilmu, tetapi juga memiliki integritas moral yang tinggi. Ini adalah fondasi penting bagi kemajuan bangsa,” tambah Syauqie.
Sebagai wakil rakyat, Muhammad Syauqie menaruh harapan besar pada generasi muda NU untuk melanjutkan perjuangan yang telah dirintis para pendahulu. Menurutnya, anak-anak muda NU harus mampu memadukan nilai-nilai agama dengan wawasan global agar dapat bersaing di era modern.
“Saya ingin mengingatkan generasi muda NU, bahwa kalian adalah pewaris perjuangan organisasi yang luar biasa ini. Jadilah inovator yang tetap berakar pada tradisi dan nilai-nilai keislaman. Tantangan zaman akan terus berubah, tetapi semangat kalian untuk berkontribusi bagi bangsa harus tetap berkobar,” pesannya.
Muhammad Syauqie juga menekankan pentingnya kolaborasi antara NU, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun Indonesia yang lebih baik.
“NU memiliki peran strategis dalam menciptakan Indonesia yang damai, adil, dan makmur. Dalam konteks Kalimantan Tengah, NU juga dapat menjadi mitra penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan dan memberdayakan masyarakat lokal,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Muhammad Syauqie mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peringatan Hari Lahir NU sebagai momentum refleksi dan penguatan solidaritas.
“Mari kita bersama-sama mendukung Nahdlatul Ulama agar terus menjadi pelita di tengah tantangan zaman. Semoga NU semakin berjaya dan terus memberikan manfaat bagi bangsa dan negara,” tutupnya. (pra)
EDITOR : TOPAN




