Detik-detik Laka Maut di Pal 1 Tjilik Riwut: Mobil Toyota Rush Tabrak Gerobak Petasan dan Motor Genio
PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Seorang penjual kembang api tewas dalam kecelakaan lalu lintas ganda yang terjadi pada Selasa (30/12/2025) pagi. Insiden tersebut berlangsung sekitar pukul 05.30 WIB dan menewaskan seorang warga sekitar.
Peristiwa nahas itu melibatkan sebuah mobil Toyota Rush warna hitam dengan seorang pejalan kaki berjenis kelamin laki-laki. Korban diketahui sedang beraktivitas di pinggir jalan saat kecelakaan terjadi. Lokasi kejadian berada di ruas jalan yang dilalui kendaraan dari arah Tangkiling menuju Kota Palangkaraya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Toyota Rush tersebut dikemudikan oleh Miftachul Chair, laki-laki kelahiran Lamongan berusia 35 tahun. Ia diketahui berdomisili di Jalan Ulin, Kota Palangkaraya.
Mobil bernomor polisi KH 1570 CB yang dikendarainya tersebut melaju sebelum akhirnya terlibat kecelakaan fatal.
“Pada sekitar pukul 05.00 WIB, korban bernama Ahmad tengah membuka rombong atau gerobak lapak petasan. Saat bersamaan, mobil Toyota Rush Nopol KH1570CB meluncur dari arah Tangkiling dan secara tiba-tiba menabrak korban yang berada di tepi jalan,” kata Kasatlantas Polresta Palangka Raya Kompol Egidio Sumilat.
Benturan keras membuat korban terlempar. Tidak berhenti di situ, mobil tersebut juga sempat menyenggol sepeda motor Honda Genio dengan nomor polisi KH 6798 TZ yang berada di sekitar lokasi, serta menghantam gerobak lapak kembang api milik korban.
“Akibat kejadian tersebut, sejumlah kendaraan dan lapak mengalami kerusakan materiil. Mobil Toyota Rush, sepeda motor Genio serta gerobak kembang api mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi,” urainya didampingi Kanit Gakkum Ipda Amat.
Sementara itu, Ahmad mengalami luka-luka serius akibat benturan. Meski sempat mendapat perhatian warga sekitar, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut.
“Kasus kecelakaan itu telah kami tangani dan penyidik kini masih mendalami penyebab pasti kejadian, termasuk kondisi pengemudi dan situasi lalu lintas saat peristiwa berlangsung,” pungkasnya. (oiq)




