Fiony JKT48 Sang Center ‘Andai Ku Bukan Idola’ Bagikan Semangat Baru di Tahun Baru Imlek

KALTENG.CO-Bagi Fiony Alveria, member JKT48 yang kini tengah bersinar sebagai center single terbaru “Andai ’Ku Bukan Idola”, Tahun Baru Imlek bukan sekadar ritual kalender. Di tengah padatnya jadwal latihan dan pertunjukan, Imlek menjadi momen langka yang paling ia syukuri untuk kembali ke pelukan keluarga besar.
Dalam wawancaranya pada Sabtu (14/2/2026), gadis yang akrab disapa Cepio ini berbagi cerita tentang bagaimana tradisi Tionghoa menghadirkan kehangatan di tengah kesibukannya sebagai idola.
Makna Imlek bagi Fiony: Reuni yang Tak Tergantikan
Bagi banyak orang, libur Imlek mungkin diisi dengan bepergian. Namun bagi Fiony, esensi perayaan ini adalah kebersamaan di rumah. Ia memandang Imlek sebagai waktu untuk mempererat tali silaturahmi dengan kerabat yang jarang ditemui sepanjang tahun.
“Untukku pribadi, Imlek adalah hari yang hangat bersama keluarga, merayakan tahun baru dengan keluarga besar yang biasanya jarang bertemu,” ungkap Fiony.
Tradisi Keluarga: Dari Bersih-Bersih hingga Reunion Dinner
Keluarga Fiony tetap memegang teguh tradisi turun-temurun yang menjadi ciri khas warga Tionghoa:
1. Ritual Bersih-Bersih Rumah
Sebelum hari H, keluarga Fiony melakukan tradisi bersih-bersih rumah. Hal ini dipercaya secara simbolis sebagai upaya membuang nasib buruk tahun lalu dan melapangkan jalan bagi keberuntungan baru.
2. Makan Malam Reuni (Reunion Dinner)
Malam menjelang Imlek menjadi momen paling emosional. Sambil menyantap hidangan lezat, mereka saling bertukar cerita yang selama ini terpendam karena kesibukan masing-masing.
3. Menu Wajib yang Dirindukan
Ada dua hidangan yang selalu dinanti Fiony setiap tahunnya:
Kue Lapis Spesial: Dibuat langsung oleh keluarganya dengan rasa yang menurutnya tak tertandingi.
Mie Goreng Khas: Hidangan yang melambangkan panjang umur, biasanya dinikmati saat berkunjung ke rumah saudara.
Menyambut Tahun Kuda Api 2026 dengan Optimisme
Memasuki Tahun Kuda Api 2026, yang secara astrologi Tionghoa dipercaya membawa energi besar dan perubahan dinamis, Fiony memilih untuk tetap berpijak pada realita. Meski tidak terlalu mendalami ramalan shio, ia melihat prediksi tersebut sebagai hal yang menyenangkan untuk diikuti.
Alih-alih bergantung pada keberuntungan nasib, member generasi ke-8 JKT48 ini lebih fokus pada resolusi pribadi dan pengembangan diri.
Harapan Fiony di Tahun 2026:
Pertumbuhan Karakter: Ingin menjadi pribadi yang lebih bijak dan dewasa dalam mengambil keputusan.
Energi Positif: Bertekad memberikan lebih banyak dampak baik bagi orang-orang di sekitarnya.
Dedikasi untuk JKT48: Memanfaatkan semangat tahun baru untuk mendorong kariernya bersama grup yang telah membesarkan namanya sejak 2019.
“Tahun baru selalu mendatangkan semangat baru untukku. Semua semangat ini akan kukerahkan untuk JKT48 ke depannya,” tegas member kelahiran 4 Februari 2002 tersebut.
Perayaan Imlek Fiony Alveria mengingatkan kita bahwa di balik kemilau panggung hiburan, kehangatan keluarga dan tradisi adalah akar yang menjaga seseorang tetap rendah hati. Dengan semangat Tahun Kuda Api, Fiony siap berlari lebih kencang untuk membawa JKT48 ke puncak yang lebih tinggi. (*/tur)




