Dinas PUPR Kalteng Siaga di 22 Posko
Setiap Posko Di lengkapi Dengan Alat Berat
Walaupun di luar momen Idulfitri, Natal dan tahun baru, serta momen hari besar keagamaan lainnya, tim DPUPR akan tetap bersinergi dengan pihak lainnya untuk selalu siaga melakukan monitor lapangan.
Ketika terjadi kerusakan pada infrastruktur jalan dan jembatan, DPUPR sesegera mungkin melakukan penanganan. Contohnya, peristiwa ambruknya gorong-gorong di Ujung Pandaran beberapa waktu lalu. Dalam waktu yang singkat DPUPR bisa melakukan perbaikan.
Oleh karena itu, tutur Shalahuddin, perlu ada kerja sama yang baik dari masyarakat untuk segera menginformasikan kepada DPUPR jika terjadi kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan sehingga bisa segera di lakukan penanganan.
Setiap posko di lengkapi dengan alat berat dan peralatan lainnya untuk penanganan cepat apabila sewaktu-waktu terjadi kerusakan infrastruktur.
“Penanganan di lapangan tentunya kami lakukan dengan teknik tertentu, baik untuk jangka panjang, jangka menengah, maupun jangka pendek,” pungkasnya.
Untuk upaya penanganan kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan, DPUPR selalu menjali kerja sama dengan Balai Jalan dan pihak lainnya. Terutama mengatasi lokasi-lokasi yang berpotensi besar terjadi kerusakan infrastruktur, seperti Bukit Rawi, Asam Baru, dan beberapa daerah lainnya.
Hal ini juga merupakan instruksi Gubernur H Sugianto Sabran agar pemantauan infrastruktur jalan, jembatan, dan lainnya tetap maksimal. Dengan demikian dapat memastikan kelancaran distribusi barang maupun lalu lintas pada umumnya. (nue/ce/ala)




