Dinkes Gelar Pertemuan Deteksi Dini Kanker Leher Rahim

PULANG PISAU,Kalteng.co – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pulang Pisau menggelar Pertemuan Deteksi Dini Kanker Leher Rahim dengan Metode HPV DNA dan Pelaporan pada Aplikasi NAR. Kegiatan yang dipusatkan di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Pulang Pisau, Jumat (3/10), dibuka oleh Kepala Dinkes Pulang Pisau dr. Pande Putu Gina.
Kegiatan ini diikuti para dokter, bidan koordinator, serta pengelola program Penyakit Tidak Menular (PTM) dari 12 puskesmas se-Kabupaten Pulang Pisau. Narasumber kegiatan adalah dr. Fionna Felicia, SpOG, dari RSUD Pulang Pisau.
Dalam sambutannya, dr. Pande menegaskan pentingnya deteksi dini sebagai langkah strategis menekan angka kesakitan dan kematian akibat kanker leher rahim. Ia menyebut, penyakit ini masih menjadi salah satu penyebab utama kematian pada perempuan di Indonesia.
“Deteksi dini sangat penting dalam menemukan kasus kanker leher rahim agar penanganan bisa lebih optimal dan berdampak pada penurunan angka kesakitan serta kematian,” ujar dr. Pande.
Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya sistem pencatatan dan pelaporan hasil pemeriksaan deteksi dini melalui aplikasi National Reporting (NAR). “Pencatatan dan pelaporan yang cepat, tepat, dan lengkap sangat penting untuk menggambarkan capaian program serta menjadi dasar pengambilan kebijakan kesehatan selanjutnya,” tambahnya.
Sebagai informasi, Indonesia menempati peringkat ketiga tertinggi di dunia untuk kasus kanker serviks. Setiap tahun, sekitar 36 ribu perempuan didiagnosis menderita penyakit ini, dan sekitar 21 ribu di antaranya meninggal dunia. Artinya, hampir tiga dari lima perempuan yang terkena kanker serviks kehilangan nyawanya. (pra)
EDITOR:TOPAN




