Kunker ke Gunung Purei, Pemkab Barito Utara Prioritaskan Pemerataan Layanan Dasar

MUARA TEWEH, Kalteng.co – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin bersama Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Gunung Purei dalam rangkaian program 100 hari kerja, Senin (1/12/2025). Kunjungan ini difokuskan untuk meninjau pelaksanaan program prioritas sekaligus menyerap aspirasi dari masyarakat di wilayah tersebut.
Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa pembangunan di Barito Utara harus dikerjakan secara terpadu antara pemerintah daerah, kecamatan, dan desa. Ia menyampaikan bahwa percepatan pembangunan hanya dapat dicapai bila seluruh elemen bergerak dalam satu visi.
“Kami ingin memastikan setiap kebijakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, bukan sekadar program di atas kertas,” ujarnya.
Shalahuddin juga menyoroti pentingnya kehadiran pemerintah di tengah masyarakat sebagai bentuk komitmen terhadap pelayanan publik. Menurutnya, komunikasi yang langsung dengan warga dapat meningkatkan kepercayaan serta membantu pemerintah merumuskan langkah-langkah pembangunan secara lebih akurat.
Rangkaian kegiatan sosial turut menjadi bagian dari kunjungan tersebut. Di antaranya launching SIF Pintar yang menyasar 4.000 siswa sekolah dasar dari keluarga tidak mampu serta yatim piatu. Menurut Bupati, program-program tersebut merupakan implementasi nyata dari agenda 100 hari pertama kepemimpinannya.
Ia menekankan bahwa pemerataan infrastruktur, kualitas pendidikan, layanan kesehatan, dan penguatan pemerintahan desa akan terus menjadi fokus utama pembangunan ke depan. “Selain itu, pemeriksaan kesehatan gratis diberikan kepada masyarakat, dan pemerintah memastikan akses internet di seluruh desa di Kabupaten Barito Utara dapat dimanfaatkan dengan optimal,” tutupnya.
Sebagai bagian dari kunjungan, digelar pula pertemuan bersama jajaran Forkopimcam, para kepala desa, serta tokoh masyarakat. Forum ini digunakan untuk membahas sejumlah prioritas pembangunan Gunung Purei, termasuk penguatan layanan dasar dan peningkatan aksesibilitas kawasan pedesaan.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Sekretaris Daerah, para asisten setda, staf ahli bupati, dan kepala perangkat daerah. Pemerintah berharap kehadiran lintas sektor dalam kunjungan ini dapat memperkuat koordinasi dan memastikan seluruh program pembangunan berjalan efektif hingga ke tingkat pelosok. (oiq)
EDITOR: TOPAN



