BeritaKALTENGMuara TewehPOLITIKA

Drama Pilkada Barut: MK Diskualifikasi Semua Paslon, PKB Bidik Tokoh Baru di PSU

PALANGKA RAYA, Kalteng.co-Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mendiskualifikasi seluruh pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara (Barut) pada Pilkada Serentak 2024 mengejutkan banyak pihak, termasuk Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Tengah (Kalteng).

Putusan ini menyatakan bahwa seluruh paslon terbukti melakukan pelanggaran yang bersifat terstruktur, sistematis, dan masif (TSM), sehingga seluruh kontestasi dinyatakan gugur dan harus diulang melalui Pemungutan Suara Ulang (PSU) paling lambat 90 hari sejak putusan dibacakan.

Ketua DPW PKB Kalteng, Habib Ismail Bin Yahya, menyatakan pihaknya sangat terkejut atas putusan tersebut. Ia menilai, pasangan calon yang diusung PKB, yakni Purman Jaya dan Hendro Nakalelo (alias Gogo-Helo), tidak terbukti melakukan praktik politik uang (money politic) sebagaimana dituduhkan.

“Kami sangat kaget. Kami yakin pasangan Gogo-Helo tidak melakukan pelanggaran money politic. Tidak ada Operasi Tangkap Tangan (OTT), tidak ada penggerebekan. Tapi MK tetap menyatakan semua pasangan bersalah,” kata Habib kepada awak media, Kamis (15/5/2025).

Meski begitu, Habib menegaskan bahwa PKB menghormati dan menerima keputusan MK yang bersifat final dan mengikat. Ia menyebut, pihaknya kini berfokus mempersiapkan langkah strategis menghadapi PSU di Barito Utara.

“Sejak semalam kami sudah mulai memantau sejumlah tokoh potensial yang bisa kami usung. Kami tidak mau larut dalam kekecewaan. Ini kehendak Tuhan, dan kami harus siap menyusun strategi baru,” imbuhnya.

PKB Fokus Persiapan PSU, Pantau Tokoh Potensial

Terkait kemungkinan mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), Habib menilai langkah itu tidak relevan lagi. Ia menegaskan, PKB memilih untuk tetap solid menjaga koalisi dan fokus pada persiapan PSU.

PKB Kalteng saat ini tengah memantau sejumlah figur yang dinilai memiliki daya saing kuat di Pilkada Barut. Mulai dari kalangan birokrat, tokoh masyarakat, adat, hingga tokoh muda disebut masuk dalam radar penjaringan.

“Tokoh-tokoh baru sudah kami lirik. Bisa dari berbagai latar belakang. Yang penting, mereka punya magnet politik dan integritas. PKB tidak kekurangan stok kader atau calon potensial,” tegasnya.

Habib pun mengajak seluruh kader dan simpatisan PKB di Barito Utara untuk tetap solid dan menjaga semangat menghadapi proses demokrasi lanjutan ini. “Kami pastikan PKB siap memberikan kejutan di PSU Barito Utara,” tutupnya. (pra)

Related Articles

Back to top button