Danyonif R 631/Atg: Pengolahan Ekstrak Albumin Akan Dioptimalkan

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Komandan Batalyon Infanteri Raider 631/Atg letkol Inf Dwi Harry Wibowo mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada pihak-pihak yang telah memberikan dukungan atas pelatihan pengolahan ekstrak albumin ikan gabus, hingga kegiatan berjalan dengan lancar dan aman sampai dengan selesai.
Dijelaskannya, kegiatan yang pihaknya lakukan, merupakan wujud kepedulian TNI terhadap tingginya kasus stunting di Indonesia, dimana saat ini anak-anak bergejala stunting telah mencapai enam juta lebih, hingga menempatkan Indonesia di urutan kedua Asia Tenggara dan Keempat di dunia.
“Tingginya kasus stunting membuat kami berinisiatif untuk mengolah ekstrak albumin ikan gabus menjadi suplemen. Dimana ikan gabus sendiri merupakan salah satu pengobatan tradisional yang dipercaya dapat mengatasi masalah stunting,” ucap Danyon kepada Kalteng.co, Kamis (4/8/2022).
Besar harapan Danyon, upaya yang pihaknya lakukan dapat membantu pemerintah dalam mengatasi permasalahan stunting yang terjadi saat ini di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Sehingga anak-anak dapat tumbuh dan berkembang dengan sehat dan normal, layaknya anak-anak pada umumnya.
“Didukung sarana dan prasarana serta metode yang memadai (modern), kami akan lebih mengoptimalkan produksi ekstrak albumin ikan gabus menjadi suplemen kedepannya. Caranya bersinergi dengan Pemda, BPOM, serta dinas/instansi terkait lainnya,” ujar Danyon.
Selain menangani stunting, daging ikan gabus juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar makanan. Seperti sosis, pentol, abon dan kerupuk. Hal ini tentunya dapat menjadi upaya peningkatan perekonomian.
“Dari kegiatan yang kami lakukan, kami mohon doa dan dukungannya dari masyarakat semua. Semoga anak-anak kita dapat diselamatkan dari permasalahan stunting,” tutup Danyon. (pra)



