Februari–Maret, Puncak Omicron Indonesia

Februari–Maret, Puncak Omicron Indonesia

KALTENG.CO – Kasus Covid-19 Omicron mulai menyumbang kenaikan jumlah pasien di rumah sakit Wisma Atlet. Terutama kasus terjadi disumbang pelaku perjalanan dari luar negeri. Berdasarkan prediksi Epidemilog bahwa puncak Omicron Indonesia terjadi pada bulan Februari dan Maret 2022.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sebelumnya memprediksi puncak Omicron akan terjadi pada akhir Januari usai libur Natal dan Tahun Baru. Benarkah demikian?

Varian Omicron Tak Ringan

Epidemiolog dari Griffith University Australia Dicky Budiman memprediksi agak berbeda. Puncak kasus Omicron di tanah air justru diprediksi lebih mundur.

Baca Juga:  4 Zodiak yang Sering Bimbang saat Mengambil Keputusan

Menurut Dic ky, berkaca dari kasus varian Delta di India saat itu yang terjadi pada Maret–April. Indonesia justru baru mencapai puncaknya saat Juni–Juli 2021.

”Saya sudah katakan sejak awal bahwa varian Omicron tak ringan ya. Bahkan sama juga bisa menyebabkan kasus kematian. Di Australia terjadi juga bahkan seorang atlet 23 tahun, dan tak ada komorbid, serta sudah vaksinasi 2 dosis,” kata Dic ky, Minggu (9/1/2022).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *