Harga Emas Antam Terjun Bebas Awal Pekan: Anjlok Rp4.000, Dipicu Meredanya Geopolitik Timur Tengah

KALTENG.CO-Kabar kurang mengenakkan datang dari pasar emas Antam di awal pekan ini. Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Antam) tercatat anjlok Rp4.000 per gram dalam sepekan, mencapai level Rp1.880.000 per gram pada perdagangan Senin (30/6/2025).
Angka ini menunjukkan penurunan signifikan dibanding harga penutupan akhir pekan Minggu (29/6/2025) yang masih di banderol Rp1.884.000 per gram.
Penurunan juga terjadi pada harga jual kembali atau buyback emas Antam, yang ikut terkoreksi Rp4.000 menjadi Rp1.724.000 per gram. Artinya, bagi Anda yang ingin menjual koleksi emasnya, harga yang berlaku saat ini adalah Rp1.724.000 per gram.
Tetap Untung Besar Bagi Pembeli Lama: Potensi Cuan Hingga Rp3,9 Juta!
Meskipun harga sedang turun, ada kabar baik bagi para investor emas yang telah membeli batangan Antam sejak November 2022. Harga jual saat ini masih memberikan keuntungan yang cukup besar, alias cuan! Pasalnya, pada 26 November 2022, harga emas Antam berada di level Rp936.000 per gram.
Sebagai ilustrasi, jika Anda memiliki 5 gram emas Antam yang dibeli pada November 2022 dengan harga sekitar Rp4.680.000, kemudian menjualnya hari ini (30/6/2025) dengan harga buyback Rp1.724.000 per gram, maka akan laku senilai Rp8.620.000 (belum termasuk pajak). Dengan demikian, keuntungan total yang diperoleh dari penjualan 5 gram emas Antam tahun 2022 tersebut bisa mencapai Rp3.940.000. Ini menunjukkan bahwa investasi emas dalam jangka panjang masih sangat menguntungkan.
Harga Emas Dunia Melemah: Efek Gencatan Senjata Timur Tengah
Lantas, apa yang menyebabkan harga emas Antam tertekan? Pengamat Mata Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi, menjelaskan bahwa pelemahan ini tak lepas dari dinamika harga emas dunia.
“Pada perdagangan Sabtu pagi, harga emas dunia ditutup melemah di level USD3.274,39 per troy ounce. Sedangkan untuk perdagangan Senin (30/6), harga emas dunia fluktuatif namun melemah di rentang USD3.232,64 – USD3.305,64,” papar Ibrahim.
Penyebab utama pelemahan harga emas dunia ini, menurut Ibrahim, adalah meredanya risiko geopolitik di Timur Tengah. Gencatan senjata antara Israel dan Iran yang ditengahi oleh Presiden AS Donald Trump tampaknya bertahan hingga minggu ini, meredakan kekhawatiran pasar.
“Walaupun Israel masih terus melakukan pengeboman di wilayah Libanon selatan (Hizbullah dan jalur Gaza), namun belum bisa mengangkat terhadap kenaikan harga emas dunia,” kata Ibrahim. Ini menunjukkan bahwa pasar lebih merespons potensi meredanya ketegangan besar dibandingkan konflik skala lokal. Emas, yang sering disebut sebagai safe haven atau aset lindung nilai saat terjadi ketidakpastian global, cenderung melemah ketika risiko geopolitik berkurang.
Daftar Harga Emas Antam Hari Ini (30/6/2025)
Berikut adalah daftar harga emas Antam berbagai ukuran yang berlaku di Butik Emas LM, Graha Dipta Pulo Gadung, Jakarta Timur, pada Senin (30/6/2025), belum termasuk pajak:
- Harga emas 0,5 gram: Rp990.000
- Harga emas 1 gram: Rp1.880.000
- Harga emas 5 gram: Rp9.204.000
- Harga emas 10 gram: Rp18.330.000
- Harga emas 25 gram: Rp45.662.000
- Harga emas 50 gram: Rp91.205.000
- Harga emas 100 gram: Rp182.290.000
- Harga emas 250 gram: Rp455.337.500
- Harga emas 500 gram: Rp910.375.000
- Harga emas 1.000 gram: Rp1.820.600.000
Bagaimana menurut Anda, apakah ini saat yang tepat untuk membeli emas di tengah koreksi harga, atau justru menjualnya bagi Anda yang sudah cuan? (*/tur)



