ALL SPORTBeritaNASIONALSport

Konspirasi Degradasi Liga 1? PSIS, Semen Padang, PSS dalam Skenario Mengerikan!

KALTENG.CO-Jagat sepak bola Indonesia kembali dihebohkan dengan isu sensitif mengenai dugaan adanya pengaturan tim-tim yang akan terdegradasi dari kompetisi Liga 1 Indonesia 2024/2025.

Skenario liar ini semakin menguat seiring dengan performa kurang memuaskan yang terus dialami oleh PSIS Semarang, Semen Padang FC, dan PSS Sleman di sisa musim kompetisi.

Kabar mengenai potensi setting-an tim degradasi ini pertama kali diungkapkan oleh Penasihat Semen Padang FC, Andre Rosiade. Dalam beberapa keterangannya, Andre mengaku mendengar adanya kejanggalan dalam beberapa pertandingan terakhir yang dilakoni oleh tim berjuluk Kabau Sirah tersebut.

Lebih lanjut, Andre Rosiade bahkan menyebutkan tiga tim yang santer dikabarkan telah “diatur” untuk turun kasta. Selain Semen Padang FC, dua tim lainnya yang disebut adalah PSIS Semarang dan PSS Sleman.

“Ada isu yang berkembang, yang pertama bahwa ada isu bahwa sudah diatur ada klub-klub yang akan terdegradasi karena misal, contoh, ini isu ya, isu ini bisa benar dan bisa salah. Misal PSIS bisa terdegradasi karena sudah ada Persijap Jepara yang sesama Jawa Tengah,” ungkap Andre Rosiade beberapa waktu lalu, memicu perdebatan di kalangan pecinta sepak bola.

“Ada isu PSS akan terdegradasi karena sudah ada penggantinya PSIM Jogjakarta. Lalu nanti Semen Padang bisa terdegradasi karena sudah ada penggantinya dari Sumatera, nanti Bhayangkara yang akan ber-home base di Lampung,” tambahnya, mengaitkan isu degradasi dengan potensi promosi tim-tim dari Liga 2 dengan basis wilayah yang sama.

Kenyataan Pahit di Papan Bawah Semakin Menguatkan Isu

Ironisnya, skenario “liar” yang diungkapkan Andre Rosiade kini memiliki potensi besar untuk menjadi kenyataan. Pasalnya, ketiga tim yang disebut-sebut masuk dalam pusaran isu degradasi saat ini memang tengah berkutat di zona merah klasemen Liga 1 2024/2025.

PSS Sleman menjadi juru kunci dengan koleksi 22 poin. Sementara itu, Semen Padang FC dan PSIS Semarang berada tepat di atasnya, masing-masing menduduki peringkat ke-17 dan ke-16 dengan perolehan 25 poin.

Perjuangan ketiga tim ini semakin berat mengingat jarak poin mereka dengan tim-tim yang berada di zona aman cukup signifikan. Semen Padang dan PSIS terpaut empat angka dari Persis Solo dan PS Barito Putera. Selisih poin dengan Madura United FC bahkan lebih lebar lagi, apalagi dengan Persik Kediri yang nyaman di posisi ke-14 dengan 36 poin.

Jadwal Sisa yang Berat Menanti Tim-Tim Zona Degradasi

Permasalahan lain yang dihadapi PSIS Semarang, Semen Padang FC, dan PSS Sleman adalah jadwal pertandingan sisa yang terbilang cukup berat. Terutama bagi PSIS Semarang yang telah memainkan 30 pertandingan.

Berikut adalah rincian jadwal sisa pertandingan ketiga tim:

  • PSIS Semarang (25 poin, 30 laga):
    • vs Bali United FC (1/5, tandang)
    • vs PSS Sleman (9/5, kandang)
    • vs Malut United FC (16/5, tandang)
    • vs PS Barito Putera (25/5, kandang)
  • Semen Padang FC (25 poin, 29 laga):
    • vs Persija Jakarta (27/4, tandang)
    • vs Madura United FC (4/5, kandang)
    • vs Persebaya Surabaya (11/5, tandang)
    • vs Persik Kediri (18/5, kandang)
    • vs Arema FC (24/5, tandang)
  • PSS Sleman (22 poin, 29 laga):
    • vs Persib Bandung (26/4, tandang)
    • vs PSM Makassar (3/5, kandang)
    • vs PSIS Semarang (9/5, tandang)
    • vs Persija Jakarta (17/5, kandang)
    • vs Madura United FC (24/5, tandang)
1 2Laman berikutnya

Related Articles

Back to top button