BeritaKESEHATAN

Henti Jantung dan Perbedaannya dengan Serangan Jantung

Pemicunya
Kondisi henti jantung bisa disebabkan beberapa pemicu. Pertama bisa karena obat, makanan dan minuman tertentu, hingga penyebab utamanya adalah gangguan irama, ada satu irama yang berbahaya, yang kita sebut ventrikel takikardi. Gangguan irama itu menyebabkan jantung berhenti.

“Nah kenapa bisa terjadi gangguan irama itu? Itu ada pemicunya biasanya, antara lain obat-obatan yang merangsang jantung. Misalnya, yang mudah ditemukan itu obat flu. Obat flu bisa menjadi pemicu, kalau orang itu punya bakat gangguan irama. Lalu narkoba, kopi, kalau orang itu memang punya bakat ke arah sana. Obat flu, mengandung obat untuk pilek golongan Pseudoephedrine. Itu bisa memicu gangguan irama jantung yang fatal. Kalau ingat beberapa waktu lalu, obat-obat flu pernah ditarik semua, dosisnya diperkecil semua. Kalau paracetamol saja aman tak masalah,” jelasnya.

Pemicu henti jantung lainnya, bisa saja riwayat kolesterol, diabetes, hipertensi, tapi tak berdampak secara langsung. Diabetes, hipertensi, dan kolesterol itu menyebabkan PJK atau Penyakit Jantung Koroner.

“Nah PJK sendiri menyebabkan gangguan irama. Kemudian gangguan iramanya itu akan menyebabkan henti jantung,” jelasnya.

Atau bisa juga disebabkan oleh faktor genetic, contohnya adalah sindrom brugada. Ini adalah suatu kondisi yang dibawa dari lahir. Adalah kelainan sistem produksi dari jantung yang dinamakan brugada.

“Orang-orang dengan sindroma brugada ini rawan mengalami henti jantung, apalagi setelah olahraga berat, minum kopi, itu rawan,” kata dr. Samuel.

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5Laman berikutnya

Related Articles

Back to top button