BeritaHukum Dan Kriminal

Jambret Kalung Emas 30 Gram di Gang Keluarga Diburu Polisi

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Aksi penjambretan kembali menghantui warga Kota Palangka Raya. Seorang perempuan paruh baya menjadi korban perampasan kalung emas saat melintas di kawasan Jalan RTA Milono, Gang Keluarga, Rabu (17/6/2026) pagi.

Kasus tersebut sontak menyita perhatian publik setelah video kondisi korban beredar luas di media sosial. Bahkan, rekaman kamera pengawas (CCTV) yang diduga merekam aksi pelaku juga mulai beredar di kalangan masyarakat.

https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co

Dalam video yang diunggah akun Facebook Mila Milot, terlihat korban mengalami luka memar di bagian leher akibat tarikan kalung yang diduga dilakukan pelaku saat melancarkan aksinya. Unggahan itu pun dibanjiri komentar warganet yang berharap pelaku segera ditangkap.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku diduga mengincar kalung emas milik korban dengan berat sekitar 30 gram. Saat korban baru pulang berbelanja, pelaku mendekat dan langsung merampas perhiasan yang dikenakan sebelum melarikan diri.

Kapolsek Pahandut AKP Iyudi Hartanto membenarkan adanya laporan dugaan penjambretan tersebut. Saat ini, pihaknya telah melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku.

“Korban adalah seorang ibu-ibu berusia 48 tahun. Saat ini kasusnya masih dalam tahap penyelidikan dan semoga dapat segera terungkap,” ujar AKP Iyudi Hartanto saat dikonfirmasi, Kamis (18/6/2026).

Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui korban baru saja pulang dari berbelanja ketika peristiwa itu terjadi. Polisi menduga pelaku telah mengincar korban sebelum akhirnya menjalankan aksinya di lokasi yang relatif sepi.

“Untuk kronologis sementara, korban baru pulang dari berbelanja. Kemudian kalung yang dikenakan korban diambil oleh seseorang yang tidak dikenal,” ungkapnya.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bekas tarikan pada bagian leher. Polisi juga masih menghitung nilai kerugian yang dialami korban karena sebagian perhiasan disebut masih tertinggal di lokasi kejadian.

“Yang pasti korban mengalami bekas tarikan kalung di bagian leher. Untuk jumlah emas yang dirampas masih kami pastikan karena ada sebagian yang tertinggal di TKP,” jelas perwira polisi berpangkat tiga balok emas itu.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat mengenakan perhiasan bernilai tinggi di tempat umum, terutama saat beraktivitas seorang diri.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan segera melapor apabila mengetahui informasi yang dapat membantu proses penyelidikan. Partisipasi masyarakat sangat penting dalam pengungkapan kasus ini,” pungkasnya. (oiq)

Related Articles

Back to top button