Berita

Keamanan Pendaftaran Haji Online Jadi Sorotan, Bisakah Kemenag Menjaminnya

KALTENG.CO – Layanan pendaftaran haji secara online melalui aplikasi yang disiapkan Kementerian Agama (Kemenag) mendapatkan respon positif. Hanya saja Kemenag wajib memastikan keamanan datanya. Sebab banyak dokumen penting yang diunggah calon jamaah saat melakukan registrasi.

Pengamat haji dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Dadi Darmadi sudah mempelajari regulasi pendaftaran haji tersebut. Dia mengatakan layanan pendaftaran haji secara online melalui aplikasi yang bisa diakses masyarakat tersebut, memiliki keuntungan dan potensi kerugian.

”Keuntungan misalnya masyarakat bisa saving (menghemat) waktu dan tempat. Tidak perlu datang ke kantor Kemenag kabupaten atau kota,” katanya di Jakarta, Kamis (27/1/2022).

Keamanan Dokumen Yang Di Unggah Jamaah

Bagi masyarakat yang sudah bisa menggunakan ponsel pintar dan mengutak-atik aplikasi, bisa dengan mudah dan cepat melakukan pendaftaran haji.

Keuntungan berikutnya adalah masyarakat mendapatkan informasi perhajian yang jelas, komplit, dan utuh. Berbeda ketika informasi di sampaikan petugas Kemenag di daerah, bisa jadi sepotong-sepotong. Karena tidak bisa di pungkiri pengetahuan petugas soal pelaksanaan haji berbeda-beda.

Selanjutnya Dadi menjelaskan potensi-potensi kerugian atau persoalan yang muncul dari pendaftaran haji secara online. Di antara yang di soroti adalah keamanan dokumen atau berkas-berkas yang di unggah jamaah.
Apalagi menurut Dadi, dokumen yang di unggah cukup vital. Seperti catatan perbankan, rekaman kesehatan, dan data pribadi lainnya.

”Secara profil, orang yang daftar haji ini umumnya dari kategori ekonomi berkemampuan. Sejauh mana datanya bisa di amankan oleh Kemenag,” tuturnya.

1 2Laman berikutnya

Related Articles

Back to top button