Kemajuan Teknologi Mengancam Profesi Guru

Sebelum pandemi Covid-19 sejumlah aplikasi pendidikan online sudah bermunculan. Setelah pandemi Covid-19 terjadi, pemanfaatan aplikasi pendidikan semakin besar. Nabil Satria mengatakan, saat ini aplikasi pendidikan sudah bisa melakukan banyak hal.
“Namun perangkat aplikasi pendidikan ini tidak dapat sepenuhnya menggantikan pendidik manusia,” katanya Senin (18/10/2021).
Menurut dia secanggih-canggihnya mesin, kurang memiliki kreativitas dan emosi. Padahal emosi dan kreativitas tersebut sangat penting dalam memenuhi pendidikan yang layak bagi siswa.
Ia menegaskan teknologi tidak akan menggantikan peran guru sepenuhnya.
Tetapi teknologi menjadi sarana membantu pembelajaran.
Dalam kesempatan yang sama pendiri sekaligus CEO Global Moonshots in Education Esther Wojcicki meminta para guru sedunia mengubah mindset atau cara pandang. Dengan demikian cara mereka mengajar juga harus di ubah.
“Kita para guru, perlu bergerak mendampingi siswa. Tak perlu menjadi superpintar, tapi harus bisa memotivasi,” katanya.(tur)




