BeritaFAMILYHOBIMETROPOLIS

Kepercayaan Rusak! RWS Batalkan Postal Baru Setelah Goonswarm Dituduh Pakai Seni AI

KALTENG.CO-Waralaba Postal sekali lagi menjadi pusat kontroversi, namun kali ini kecaman datang langsung dari basis penggemarnya sendiri. Game terbaru yang seharusnya dirilis di Steam, Postal: Bullet Paradise, dibatalkan secara mendadak hanya dalam waktu 24 jam setelah pengumuman resminya.

Pembatalan ini menyusul gelombang serangan tuduhan dari penggemar yang meyakini bahwa developer menggunakan karya seni yang dihasilkan oleh AI.

Postal: Bullet Paradise awalnya diumumkan oleh Waralaba Postal yang dimiliki oleh Running with Scissors (RWS). Proyek yang dikembangkan secara eksternal oleh studio independen Goonswarm Games ini digambarkan sebagai game penembak bertema perjalanan waktu.

🛑 Publisher Batalkan Proyek: Kepercayaan Rusak Akibat Reaksi Negatif

Pengumuman pembatalan disampaikan oleh RWS sehari setelah pengenalan proyek pada 3 Desember. RWS, yang berbasis di Tucson, Arizona, menyebut alasan utama pembatalan adalah “reaksi negatif yang luar biasa dari komunitas daring”.

Meskipun awalnya Goonswarm Games membantah tuduhan penggunaan seni AI, keputusan penghentian justru datang dari pihak publisher (RWS). Dalam pernyataan resminya, RWS secara implisit mengakui masalah tersebut:

“Kepercayaan kami terhadap tim pengembang telah rusak, oleh karena itu kami membunuh proyek ini,” kata RWS.

Pernyataan RWS tersebut, meskipun tanpa secara tegas mengonfirmasi kecurigaan penggemar, jelas menunjukkan bahwa tuduhan penggunaan materi seni yang dihasilkan oleh AI telah merusak hubungan kerja antara RWS dan Goonswarm Games.

📉 Goonswarm Games Mengakui Kesalahan dan Resmi Menutup Studio

Setelah pembatalan, Goonswarm Games awalnya membantah tuduhan itu pada 5 Desember. Namun, dalam respons yang mengejutkan, mereka secara bersamaan mengumumkan keputusan untuk menutup studio sebagai respons terhadap serangan tuduhan yang intens. Penutupan studio ini diperkirakan akan berdampak pada sembilan orang, termasuk developer full-time dan kontraktor.

Sehari kemudian (6 Desember), Goonswarm Games mengeluarkan pernyataan lain yang memuat permintaan maaf karena bereaksi “secara emosional dan defensif” pada gelombang awal tuduhan. Setelah melakukan tinjauan internal, studio tersebut mengubah sikap:

“[Kami] mengakui bahwa gambar promosi tampaknya memang mencakup atau dipengaruhi oleh materi yang dihasilkan oleh AI.”

Goonswarm menegaskan bahwa aset dalam game yang sebenarnya semuanya dibuat oleh “seniman nyata,” dan masalah hanya ditemukan pada visual promosi.

Aksi Komitmen Mengejutkan: Meskipun memutuskan untuk menutup studio, Goonswarm Games memberikan komitmen mengejutkan untuk “mengganti semua gambar promosi yang disengketakan di seluruh proyek kami dengan karya yang sepenuhnya dibuat oleh seniman manusia.”

Tindakan ini dilakukan setelah pengguna media sosial menyoroti tanda-tanda penggunaan AI pada banner promosi Goonswarm untuk game lain, seperti karakter yang kehilangan jari pada gambar pedang.

💬 Kritik Pedas Terhadap Komunikasi RWS

Kontroversi tidak berhenti pada pembatalan game. Dalam cuitan terpisah, RWS mengeluarkan permintaan maaf kepada “siapa pun yang merasa tersinggung dalam panasnya suasana,” kecuali kepada mereka yang mengirim ancaman pembunuhan.

Pilihan kata ini menuai kritik dari penggemar. Mereka berargumen bahwa frasa “panasnya suasana” meremehkan insiden di mana perwakilan perusahaan diduga menghina pengguna di server Discord RWS, bahkan menggunakan kata hinaan saat menanggapi tuduhan terkait AI dalam kurun waktu 24 jam.

“Mereka masih BISA dimaafkan tetapi siapa pun yang membiarkan penghinaan terang-terangan itu harus segera diberhentikan,” tulis salah satu penggemar vokal di Twitter, menyoroti pentingnya akuntabilitas.

🔮 Masa Depan Waralaba Postal

Meskipun Postal: Bullet Paradise tidak dilanjutkan, RWS menegaskan bahwa waralaba Postal akan terus berjalan.

Waralaba ini sendiri telah berjalan sejak tahun 1997 dan RWS telah mengembangkan sebagian besar entri, kecuali Postal 3 (2011) dan Postal: Brain Damaged (2022). RWS mengatakan masih banyak rencana lain untuk waralaba ini, dengan pengumuman resmi pertama dijadwalkan pada tahun 2026.

Insiden ini menjadi pelajaran penting tentang sensitivitas komunitas gaming terhadap isu etika dalam penggunaan seni yang dihasilkan oleh AI. (*/tur)

Related Articles

Back to top button