Banjir Kian Tinggi di Palangka Raya, Sebagian Warga Mengungsi

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Banjir kian tinggi di Palangka Raya, sebagian warga mengungsi. Dampak luapan air Sungai Kahayan yang meluber ke pemukiman ini mulai terasa masyarakat Kota Cantik.
Terutama mereka yang tinggal di seputaran bantaran sungai. Ketinggian debit air selama satu pekan terakhir ini mulai meningkat. Kedalamannya pun bervariasi. Saat ini titik terdalam mencapai pinggang orang dewasa.
Seperti halnya pantauan awak media di kawasan Jalan Anoi, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya. Di tengah turunnya air hujan, sebagian anak-anak yang tingg di kawasan tersebut menjadikan genangan air sebagai wadah bermain.
Mereka menyulap luapan air sungai itu menjadi kolam renang dadakan. Raut ceria terpancar di wajah mereka ketika bermain bersama dalam air, Selasa (13/9/2022) sore.
Banjir kian meninggi, tentunya ini menjadi ancaman bagi para warga sekitar yang wilayahnya terdampak luapan air. Sejak saat ini, pastinya mereka harus meningkatkan kewaspadaannya apabila debit air terus meningkat.
Salah satu warga Jalan Anoi, Santi mengungkapkan, dalam satu minggu terakhir ini, debit air luapan sungai ini terus meningkat. Ada beberapa titik di jalan yang kedalamannya susah untuk dilalui, khususnya kendaraan roda dua.
“Ketinggian air sampai dengan hari ini meningkat. Untuk titik yang paling dalam ada mencapai sekitar 50 sentimeter,” katanya kepada awak media di lokasi banjir.
Disebutkannya, imbas luapan air sungai ini, sebagian warga sekitar yang rumahnya telah terendam air terpaksa memilih mengungsi ke rumah anggota keluarga lainnya di dataran tinggi.
“Banjir ini sepertinya merupakan air kiriman dari kabupaten tetangga. Ditambah lagi saat ini sering diguyur hujan yang cukup deras dalam waktu lumayan lama,” pungkasnya. (oiq)




