BeritaKALTENGNASIONAL

Ketua GEKIRA Kalteng: Pancasila Menjadi Jembatan Persaudaraan dalam Keberagaman

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Ketua Gerakan Kristiani Indonesia Raya (GEKIRA) Kalimantan Tengah, Christian Sancho, S.Sos, menegaskan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada 1 Oktober bukan sekadar mengenang sejarah, tetapi harus dijadikan momentum memperkuat semangat persaudaraan dalam bingkai kebhinekaan.

Mengusung tema “Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya”, Christian Sancho menilai Pancasila adalah landasan yang menjembatani keberagaman Indonesia, baik dari sisi suku, budaya, maupun agama.

“Pancasila adalah rumah bersama kita. Semua umat, tanpa memandang latar belakang agama maupun suku, mendapat tempat yang sama di bawah naungan nilai-nilainya. Karena itu, tugas kita adalah merawat Pancasila dengan hidup rukun dan menjaga persaudaraan,” ungkapnya.

Sebagai Ketua GEKIRA, organisasi sayap Partai Gerindra yang beranggotakan masyarakat Kristiani, Christian Sancho menegaskan komitmennya untuk terus menghidupkan nilai-nilai Pancasila, khususnya dalam menjaga kerukunan antarumat beragama di Bumi Pancasila Kalimantan Tengah.

Anak-Anak Muda Jangan Hanya Mengenal Pancasila Secara Teoritis

“Kerukunan antarumat adalah fondasi pembangunan daerah. Jika kita bisa menjaga keharmonisan, maka cita-cita Indonesia Raya yang adil, sejahtera, dan berdaulat bisa kita capai bersama,” ujarnya.

Christian Sancho juga menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam mewarisi nilai Pancasila. Menurutnya, di tengah perkembangan teknologi dan arus globalisasi, Pancasila menjadi filter agar anak bangsa tidak tercerabut dari akar kebudayaan dan jati diri bangsa.

“Anak-anak muda jangan hanya mengenal Pancasila secara teoritis, tetapi harus menjadikannya pedoman dalam berkarya, berinteraksi, dan berkontribusi nyata bagi bangsa,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Christian Sancho mengajak masyarakat Kalteng untuk menjadikan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini sebagai pengingat bahwa keberagaman bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk membangun bangsa.

“Mari kita rawat Pancasila sebagai perekat bangsa. Dengan semangat persaudaraan dan toleransi, kita mampu menjaga NKRI tetap utuh dan kuat menghadapi tantangan zaman,” pungkasnya. (pra)

EDITOR: TOPAN

https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co

Related Articles

Back to top button