KFPI Ajang Dakwah Kaum Milenial

Tujuannya Tentu Saja Syiar Islam Dengan Media Film
Panitia Penyelenggara KFPI Kemenag Kalteng Abdul Hakim menjelaskan, ajang serupa sudah digelar sejak beberapa tahun. Pada 2021 lalu KFPI khusus film pendek animasi. Sedangkan di tahun ini, film pendek biasa, pesertanya meningkat, seiring adanya pendampingan dari pusat.
“Ada 17 karya tahun ini. Di antaranya perwakilan Palangka Raya, Kobar, Sukamara, Kotim, Pulpis, Barsel. Ada yang mengirim 4 karya. Bebas. Sayangnya ada juga kabupaten yang tidak mengirimkan karyanya,” ungkapnya.
Sesuai keputusan Dirjen Binmas Islam Kemenag TI tentang juknis penyelenggaraan KGPI 2022, kompetisi ini di harapkan menjadi pemantik syiar islam di kalangan pemuda khususnya.
“Tujuannya tentu saja syiar islam dengan media film, mengembangkan dan melestarikan potensi teknologi, cinta dan bangga budaya islam dan aktif syiar agama,” imbuh Abdul.
Formasi juri nasional dan Kalteng terdiri dari perwakilan pusat (eGuards Indonesia) Fauzi Putra, Kemenag Kalteng Ahmadi, Akademisi Chandra A Putra, Budayawan Muda Djuana Pandji, Media Laporwanto, Ahli IT dan Influencer dan MMA Albert M Sholeh.
“Hadiah tingkat provinsi sama seluruh Indonesia, juara 1 tropi dan uang pembinaan Rp6 juta, juara 2 tropi plus Rp5 juta, ketiga tropi plus Rp4.5 juta, harapan 1 tropi dan Rp4 juta, kedua tropi dan Rp3.5 juta, ketiga tropi dan Rp3 juta. Semoga semua kabupaten bisa ikut di tahun depan.
Berikut nama dan judul karya 3 besar mewakili Kalteng ke KFPI nasional hingga internasional. (abe)
JUARA 1
Wendy Alfikah
“Senyum Untuk Ade”
Palangka Raya
JUARA 2
Novita Sari
“Islam Napas Kehidupan”
Kotawarigin Timur
JUARA 3
Robby Anggoro
“Rahmadi”
Palangka Raya
HARAPAN 1
Hj. Cahyati, S.Ag
“Harapan dan Doa”
Murung Raya
HARAPAN 2
Urai Dewi Erlianti
“StoryTelling Ku Dakwah Ku”
Sukamara
HARAPAN 3
Team Nini Aman Official
“ALARM KEBAIKAN”
Pulang Pisau




