KALTENG.CO-Menjelang Hari Raya Idul Fitri, tradisi menyajikan kue kering di setiap rumah menjadi hal yang tak terpisahkan. Nastar, putri salju, dan berbagai jenis kue kering lainnya selalu menjadi incaran, terutama di kalangan milenial dan generasi Z (Gen-Z).
Nastar Masih Jadi Primadona
Riset terbaru dari Populix mengungkapkan bahwa nastar masih menjadi kue kering Lebaran favorit di kalangan milenial dan Gen-Z. Sebanyak 82% responden memilih nastar, diikuti oleh putri salju (44%), kastengel (35%), dan sagu keju (27%).
“Nastar unggul jauh dibandingkan kue kering lainnya, hampir dua kali lipat dari posisi kedua. Ini menunjukkan bahwa nastar akan menjadi kue kering yang paling cepat habis di meja Lebaran nanti,” ujar Indah Tanip, VP of Research Populix.
UMKM dan Kue Kering Rumahan Mendominasi
Riset Populix juga menunjukkan bahwa mayoritas milenial dan Gen-Z lebih memilih membeli kue kering produksi rumahan (UMKM) dan kue kering kemasan bermerek. Hanya sebagian kecil yang memilih membeli dari toko terkenal atau secara online.
“Masyarakat lebih nyaman membeli langsung karena keamanan terjamin. Ini bisa menjadi peluang bagi industri makanan kemasan untuk mengembangkan kategori kue kering,” tambah Indah.
Faktor Rasa dan Harga Menjadi Pertimbangan Utama
Dalam membeli kue kering, rasa dan harga menjadi dua faktor utama yang dipertimbangkan oleh milenial dan Gen-Z. Selain itu, kebersihan, tampilan, kemasan, dan bahan baku juga menjadi pertimbangan penting.
“Tren kue kering viral sudah tidak terlalu relevan. Mereka lebih fokus pada rasa, harga, dan kualitas,” jelas Indah.
Preferensi Harga dan Jumlah Pembelian
Mayoritas milenial dan Gen-Z menganggap harga kue kering yang ideal adalah antara Rp 50.000 hingga Rp 75.000 per toples/kemasan. Mereka juga cenderung membeli lebih dari tiga toples/kemasan, bahkan ada yang membeli lebih dari lima toples.
Tips bagi Produsen Kue Kering
- Fokus pada rasa dan kualitas bahan baku.
- Menawarkan harga yang terjangkau.
- Memperhatikan kebersihan dan tampilan kemasan.
- Memanfaatkan peluang penjualan kue kering kemasan.
Tradisi menyajikan kue kering saat Lebaran masih sangat kuat di kalangan milenial dan Gen-Z. Nastar tetap menjadi favorit, dan UMKM serta kue kering rumahan mendominasi pasar. Produsen kue kering perlu memperhatikan preferensi konsumen, terutama dalam hal rasa, harga, dan kualitas. (*/tur)