Kujan Cup Resmi Digelar, Diikuti 32 Kesebelasan se-Kabupaten Lamandau

NANGA BULIK, Kalteng.co-Wakil Bupati Lamandau Riko, secara resmi resmi membuka kegiatan Kujan Cup. Diikuti oleh 32 kesebelasan sepak bola dari perwakilan seluruh Desa/Kecamatan yang berada di Kabupaten Lamandau dan luar wilayah Kabupaten Lamandau.
Pembukaan Kujan Cup tersebut ditandai dengan tendangan bola pertama oleh Wakil Bupati Kabupaten Lamandau, sebagai tanda dimulainya Kujan Cup tahun 2022, di Lapangan sepak bola Raden Paru Desa Kujan, Sabtu (16/7/2022).
Menurut Wakil Bupati, selain sebagai ajang mempererat tali persaudaraan antar sesama, kegiatan ini juga sekaligus sebagai upaya untuk penjaringan bibit-bibit atlet pesepakbola berprestasi di daerah.
Riko mengatakan, Pemerintah Daerah Kabupaten Lamandau selalu berusaha mendukung dan mengapresiasi kegiatan positif yang bertujuan baik, dalam rangka untuk memajukan dunia olahraga di daerah.
“Kami berharap pelaksanaan turnamen ini berjalan dengan aman dan lancar, kepada official serta manager tim agar dapat mengatur dan mengendalikan peserta binaanya agar mengikuti pertandingan ini secara sportif,” ujar Wabup Lamandau, Riko Porwanto, disela-sela kegiatan saat membuka kegiatan Kujan Cup, di Lapangan sepak bola Raden Paru Desa. Kujan.
Ditambahkannya, gelaran kegiatan ini bertujuan untuk membangkitkan semangat dan sinergitas serta kerukunan masyarakat Desa Kujan, sehingga mampu bekerja sama dengan semua kalangan melalui turnamen olahraga.
“Melalui kegiatan ini juga diharapkan dapat menjalin persaudaraan dan tali silaturahmi antar sesama pemuda maupun kesebelasan dan antar sesama masyarakat pencinta sepak bola,” jelasnya.
Ia meminta agar para peserta bisa mengikuti Kujan Cup ini dengan menjunjung tinggi sportivitas dan semangat yang tinggi dalam memajukan olahraga di daerah.
“Karena dalam sebuah pertandingan, menang kalah tentu hal biasa, ini menjadi momen yang baik untuk mengasah kemampuan meningkatkan kualitas sumber daya masing-masing dalam bersiap menghadapi event yang lebih besar, mulai tingkat Kecamatan, Kabupaten maupun tingkat Provinsi hingga Nasional,” pungkasnya. (lan)



