Pemkab Bergerak Cepat Tangani Bencana Puting Beliung

KUALA KAPUAS,Kalteng.co – Bencana angin puting beliung yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Dadahup dan Kapuas Murung pada Jumat (3/10) sore mendapat perhatian serius dari Bupati Kapuas H. Muhammad Wiyatno. Tak menunggu lama, bupati bersama jajaran langsung turun ke lapangan pada Sabtu (4/10) pagi.
Saat itu, bupati didampingi Wakil Bupati Dodo, Kapolres, Sekda Dr. Usis I. Sangkai, dan sejumlah kepala perangkat daerah. Rombongan meninjau langsung rumah-rumah warga yang rusak akibat bencana tersebut. Langkah cepat itu menjadi bukti kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang tertimpa musibah.
Di lokasi, Bupati Wiyatno memastikan penanganan dilakukan segera dan terukur. Ia berharap pendataan selesai dalam satu hingga dua hari, dan seluruh penanganan rampung dalam waktu satu bulan.
“Pemerintah hadir untuk membantu masyarakat secara nyata. Semua rumah terdampak akan dibantu melalui program bedah rumah. Bukan uang tunai, agar penanganannya seragam dan tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” tegas Wiyatno.
Sekretaris Daerah Kapuas Dr. Usis I. Sangkai menekankan pentingnya ketelitian dalam pendataan. Ia meminta agar data mencakup seluruh aspek, mulai dari rumah warga hingga fasilitas umum seperti sekolah dan puskesmas.
“Pendataan harus akurat agar bantuan tepat sasaran dan tidak menimbulkan persoalan administrasi di kemudian hari. Setelah data lengkap, perangkat daerah terkait segera menindaklanjuti di lapangan,” jelas Usis.
BPBD dan Dinas Sosial Kabupaten Kapuas sebelumnya juga telah bergerak cepat menyalurkan bantuan darurat. Bantuan berupa terpal, alas tidur, selimut, family kit, dan bahan kebutuhan pokok seperti mi instan telah disalurkan ke desa-desa terdampak.
Langkah tanggap tersebut disambut haru oleh warga yang rumahnya rusak diterjang angin. Meski masih dalam proses pendataan, laporan sementara mencatat lebih dari 150 rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga berat.
Pemerintah Kabupaten Kapuas memastikan seluruh proses pemulihan berjalan cepat, terukur, dan transparan, menegaskan komitmen bahwa negara tidak pernah absen di tengah warganya yang tertimpa bencana. (pra)
EDITOR:TOPAN




