BeritaPENDIDIKANUNIVERSITAS PALANGKA RAYA

Resmi Maju Jadi Calon Rektor UPR, Ini Visi Prof Bhayu Rhama

‘Borneo Impact and Global Recognition’

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Palangka Raya, Prof. Bhayu Rhama resmi mendaftarkan diri sebagai calon Rektor Universitas Palangka Raya (UPR), Senin (25/5/2026) pagi. Langkah tersebut didasari keinginan kuat untuk membawa pendidikan tinggi di Kalimantan Tengah menjadi lebih maju dan berdampak luas bagi masyarakat.

Dalam kontestasi pemilihan rektor, Prof. Bhayu mengusung visi “Borneo Impact and Global Recognition”. Ia ingin UPR mampu mewakili Pulau Borneo memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan mendapatkan pengakuan internasional

https://kalteng.co

“Kita harus berpikir global tetapi tetap bertindak lokal atau think globally, act locally. Dari Borneo, kita ingin memberikan dampak yang lebih luas hingga ke tingkat internasional,” tuturnya.

Prof. Bhayu menegaskan, motivasi dirinya maju sebagai calon rektor berangkat dari prinsip hidup untuk terus memberikan manfaat bagi banyak orang. Menurutnya, pengabdian melalui dunia pendidikan merupakan bentuk kontribusi nyata untuk pembangunan sumber daya manusia di Kalimantan Tengah.

“Selama kita masih memiliki kesempatan hidup, maka kita harus bisa memberikan manfaat bagi orang lain. Saya ingin pendidikan tinggi di Kalimantan Tengah, khususnya di UPR, menjadi lebih baik lagi,” ujarnya.

Ia menilai, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci dalam mewujudkan Kalimantan Tengah yang berkah dan bermartabat. Terlebih, keluarganya telah lama mengabdikan diri di Bumi Tambun Bungai.

“Kedua orang tua saya sudah mengabdi di Kalimantan Tengah lebih dari 50 tahun. Karena itu saya merasa memiliki kewajiban moral untuk melanjutkan pengabdian tersebut melalui sektor pendidikan,” katanya.

Dalam visinya membangun UPR, Prof. Bhayu menyoroti persoalan sarana dan prasarana sebagai tantangan mendasar yang harus segera dibenahi.

Pengalaman sebagai Wakil Dekan hingga Dekan FISIP menjadi modal baginya memahami kebutuhan kampus secara langsung. Ia menegaskan, kenyamanan lingkungan belajar menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan prestasi akademik.

“Permasalahan mendasar seperti sarana dan prasarana harus diselesaikan secara cepat dan konkret. Saat saya menjadi Dekan FISIP, saya memiliki target menghadirkan fasilitas AC di ruang kelas dan itu mulai terpenuhi sebelum masa jabatan berakhir,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Prof. Bhayu juga mengklaim sejumlah target yang dicanangkan saat memimpin FISIP telah berhasil diwujudkan. Mulai dari peningkatan sarana pendukung, pencapaian Akreditasi unggul pada seluruh program studi S1, hingga pembukaan dua program magister baru.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti komitmen dalam membangun institusi pendidikan yang lebih kompetitif.

“Semua itu menjadi modal besar bahwa komitmen untuk menjadikan Universitas Palangka Raya lebih baik dan lebih berdampak bagi Kalimantan dapat diwujudkan,” tegasnya.

Universitas Palangka Raya (UPR) membuka tahapan pendaftaran bakal calon rektor untuk periode 2026-2030. Proses pendaftaran dimulai sejak 12 Mei dan akan berlangsung hingga 26 Mei 2026 mendatang melalui sekretariat panitia pemilihan rektor yang telah dibentuk. (oiq/aza)

Related Articles

Back to top button