ALL SPORTBeritaKAWAT DUNIAOtomotif

Marco Bezzecchi Juara Sprint Race MotoGP San Marino 2025, Akhiri Dominasi Marc

KALTENG.CO-Musim MotoGP 2025 kembali menyuguhkan kejutan yang mendebarkan! Marco Bezzecchi dari tim Aprilia Racing berhasil menorehkan kemenangan dramatis di Sprint Race MotoGP San Marino 2025 yang berlangsung di Sirkuit Misano.

Kemenangan ini bukan sekadar raihan pribadi, melainkan juga mengakhiri rentetan delapan kemenangan beruntun Marc Marquez yang tampil begitu dominan sepanjang musim.


Momen Kunci: Kecelakaan Tak Terduga Marc Marquez

Balapan Sprint di Misano dimulai dengan ketegangan tinggi. Marc Marquez yang sejak awal dikenal sebagai pesaing kuat, memimpin balapan dengan meyakinkan. Namun, nasib berkata lain. Di tengah-tengah keunggulannya, Marquez mengalami kecelakaan yang mengejutkan dan membuatnya tak bisa melanjutkan lomba. Ini menjadi DNF (Did Not Finish) pertamanya sejak balapan di COTA musim ini.

Momen ini menjadi titik balik bagi Marco Bezzecchi. Memulai balapan dari pole position, Bezzecchi memanfaatkan kecelakaan Marquez untuk mengambil alih posisi terdepan. Dengan performa yang solid, ia berhasil mempertahankan keunggulan dari Alex Marquez yang finis di posisi kedua.


Kebangkitan Bezzecchi dan Podium VR46

Kemenangan ini terasa sangat spesial bagi Bezzecchi. Ini adalah kemenangan Sprint pertamanya sejak di Assen pada tahun 2023. Selain itu, hasil ini juga menandai kekalahan Sprint pertama bagi tim Ducati sejak Barcelona 2024, menunjukkan adanya persaingan yang semakin ketat di kelas utama.

Di belakang Bezzecchi, pertarungan sengit terjadi untuk memperebutkan podium terakhir. Fabio Di Giannantonio berhasil mengamankan posisi ketiga setelah duel ketat dengan rekan setimnya di tim Pertamina VR46, Franco Morbidelli. Keduanya menunjukkan dominasi tim VR46 yang kompak dan solid.


Hasil Mengejutkan dan Performa Lainnya

Selain kecelakaan Marc Marquez, balapan ini juga menyajikan beberapa hasil yang tak terduga. Francesco Bagnaia, rekan setim Marquez, mengalami balapan yang sulit dan hanya mampu finis di posisi ke-13. Sementara itu, pembalap Yamaha, Fabio Quartararo, juga harus merelakan balapannya berakhir lebih cepat karena kecelakaan.

Di sisi lain, beberapa pembalap berhasil menunjukkan performa impresif. Augusto Fernandez berhasil membawa prototipe V4 baru Yamaha finis di urutan ke-18, sebuah pencapaian yang patut diperhitungkan. Selain itu, para pembalap seperti Enea Bastianini, Johann Zarco, dan Ai Ogura juga berhasil masuk ke dalam jajaran sepuluh besar.

Seluruh pembalap memilih kombinasi ban yang sama, yaitu ban depan medium dan ban belakang lunak, menunjukkan strategi yang hampir seragam untuk menaklukkan lintasan Misano yang menantang.

1 2Laman berikutnya

Related Articles

Back to top button