
KALTENG.CO-Gianyar, Bali [Tanggal Artikel Dibuat] – Pertandingan penuh drama dan peluang antara Bali United dan Dewa United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Kamis (10/4/2025) dalam lanjutan Liga 1 2024/2025 berakhir dengan skor imbang tanpa gol 0-0.
Meski kedua tim menampilkan permainan menyerang dan menciptakan banyak peluang emas, penyelesaian akhir yang kurang sempurna menjadi penghalang terciptanya gol di laga yang berlangsung dengan intensitas tinggi ini.
Mbarga Buang Peluang Emas, Stevens Tampil Gemilang di Babak Pertama
Bali United langsung tampil agresif sejak awal laga. Peluang emas pertama hadir di menit keempat ketika Privat Mbarga memberikan umpan matang kepada Everton Nascimento yang berdiri bebas di depan gawang.
Namun, kesigapan kiper Dewa United, Sonny Stevens, berhasil menggagalkan peluang tersebut. Stevens tampil sangat impresif sepanjang pertandingan, menjadi tembok kokoh bagi gawang tim tamu.
Everton Nascimento kembali mendapatkan kesempatan mencetak gol di pertengahan babak pertama, namun kali ini tembakannya berhasil diblok oleh barisan pertahanan Dewa United. Tim tamu juga tidak tinggal diam.
Alex Martins, top skor sementara Liga 1, mengancam gawang Bali United di menit ke-35, namun kiper tuan rumah, Adilson Maringa, mampu menepis bola. Gol Privat Mbarga di menit ke-38 dianulir wasit karena offside, sehingga skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Babak Kedua Makin Sengit, Kiper Jadi Bintang
Intensitas pertandingan tidak menurun di babak kedua. Dewa United mencoba mengambil inisiatif serangan dan menciptakan peluang melalui kombinasi Ricky Kambuaya dan Taisei Marukawa, namun sepakan Marukawa masih melenceng dari sasaran.
Tak lama kemudian, Alta Ballah juga nyaris membobol gawang Bali United, namun Adilson Maringa kembali menunjukkan ketangguhannya di bawah mistar.
Bali United juga memiliki peluang emas melalui Rahmat Arjuna di menit ke-62, namun lagi-lagi Sonny Stevens menjadi penyelamat bagi Dewa United. Drama terjadi menjelang akhir laga. Di masa injury time, Privat Mbarga mendapatkan peluang emas untuk memenangkan pertandingan. Berdiri bebas di depan gawang yang sudah kosong, sontekannya justru melambung tinggi, menjadi simbol frustrasi Bali United dalam memanfaatkan dominasi permainan mereka.
Dewa United Tertahan di Peringkat Kedua, Bali United Gagal Merangsek Naik
Hasil imbang ini menjadi pukulan bagi Dewa United dalam perburuan gelar juara Liga 1. Tambahan satu poin membuat mereka tetap berada di posisi kedua klasemen sementara dengan 50 poin dari 28 pertandingan.
Mereka kini terpaut tujuh poin dari pemuncak klasemen, Persib Bandung, yang masih memiliki satu pertandingan lebih banyak. Jika Persib berhasil mengalahkan Borneo FC di pekan ini, jarak poin akan semakin sulit dikejar.
Sementara itu, Bali United masih tertahan di posisi kesembilan dengan 41 poin. Meskipun gagal meraih kemenangan di kandang, penampilan agresif dan dominasi permainan yang ditunjukkan oleh skuad asuhan Stefano Cugurra patut diapresiasi.
Namun, kurangnya penyelesaian akhir yang efektif menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan.
Pertandingan tanpa gol ini menggambarkan betapa sengitnya persaingan di papan atas BRI Liga 1. Kedua tim menunjukkan ambisi besar untuk meraih poin maksimal, namun pada akhirnya, ketidakmampuan dalam memanfaatkan peluang menjadi penentu hasil akhir.
Bagi Dewa United, hasil imbang ini menjadi peringatan keras jika mereka ingin terus bersaing dalam perebutan gelar juara musim ini. (*/tur)



