Memasuki Tahun Pelajaran Baru, Waspada Bahaya Jajanan di Sekolah, Ruselita: Sebaiknya Anak Dibekali dari Rumah

PALANGKA RAYA, Kalteng.co-Tahun pelajaran baru sudah tiba. Seluruh pelajar sudah mulai aktif kembali masuk ke sekolah setelah liburan. Kondisi ini tentunya juga akan dimanfaatkan para penjual jajanan sekolah.
Mereka akan menjajakan aneka jenis jajanan ke sekolah-sekolah. Namun, tidak semua penjual jajanan tersebut memperhatikan jajanan yang dijual tersebut, terutama dampak kesehatannya bagi anak-anak sekolah.
Wakil Ketua I Komisi C DPRD kota Palangka Raya Ruselita, meminta orang tua senantiasa mengawasi jajanan anak di sekolah, menginjak tahun ajaran baru.
Dari tuturnya, jajanan yang dijual di sekolah memiliki banyak variasi, yang tidak diketahui proses dan bahan pembuatannya, apakah berpotensi baik ataukah tidak untuk kesehatan anak.
“Dalam kesehatan anak itu penting untuk orang tua ketahui dan orang tua awasi, terutama anak-anak yang baru menginjak tahun ajaran baru, kiranya orang tua bisa membekali anak saat di sekolah,” ucap Ruselita Senin (10/7/2023).
Hal ini juga dimaksudkan agar orang tua lebih mengawasi makanan anak di sekolah, apa saja yang di beli dan membekali anak untuk tidak makan jajanan di luar sekolah, dengan memberi pengawas yang ketat untuk anak.
“Dari segi higenisitasnya makanan anak itu dari pihak sekolah juga perlu menyediakan, dan memilah apa saja yang dikonsumsi anak hendaknya anak diberikan bekal makanan dari rumah, sehingga ketika jam istirahat anak bisa makan apa yang dibawa dari rumah,” ungkapnya.
Terlepas dari semua imbuhan dan dorongan, Ruselita, kembali lagi dia berharap agar diperketat pengawas anak untuk jajanan di sekolah. (Ria/*)




