Momen Pergantian Tahun Berujung Kekerasan, Pria Paruh Baya Dilarikan ke Rumah Sakit
PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Suasana pergantian tahun di kawasan Jalan Menteng XII, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya berubah mencekam. Di lokasi itu terjadi sebuah insiden penganiayaan menggunakan senjata tajam, Rabu malam (31/12/2025).
Peristiwa tersebut menimpa seorang pria bernama Hapy Tahawa (55), warga setempat yang harus di larikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Palangka Raya. Ia mengalami sejumlah luka serius di bagian kepala, tangan kiri dan perut.
Informasi yang di himpun di lapangan, kejadian bermula saat korban tengah berada di rumah tetangganya untuk mengikuti perayaan Natal dan menyambut Tahun Baru 2026. Di tengah acara, terduga pelaku berinisial B melintas menggunakan sepeda motor dan sempat mendapat teguran dari korban.
Teguran tersebut justru memicu cekcok mulut. Pelaku yang emosi kemudian meninggalkan lokasi dan pulang ke rumahnya. Tak lama berselang, pelaku kembali dengan membawa senjata tajam jenis mandau dan langsung menyerang korban.
Aksi brutal itu di saksikan oleh dua warga, Ade Alisandro Kurnia (24) dan Kevin Enji Septama (22) yang berusaha menghentikan pertikaian namun situasi sudah terlanjur tidak terkendali.
Penanganan Kasus Ini Dilakukan Sesuai Prosedur Hukum Yang Berlaku
Saksi yang mengetahui kejadian tersebut setelah mendengar teriakan dari luar rumah. Saat keluar, ia melihat korban sudah dalam kondisi terluka parah. Ia pun segera meminta bantuan warga sekitar dan melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.
Mendapat laporan dari masyarakat, personel Polresta Palangka Raya langsung bergerak ke lokasi dan rumah sakit untuk memastikan kondisi korban sekaligus mengumpulkan keterangan awal dari para saksi.
“Kami telah melakukan pendataan identitas korban dan terduga pelaku, pengecekan tempat kejadian perkara dan visum terhadap korban sebagai bagian dari proses penyelidikan,” kata Pamapta III SPKT Polresta Palangka Raya Ipda Oxana Licanissya, Kamis (1/12/2026).
Pihak kepolisian memastikan penanganan kasus ini di lakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Hingga kini pihaknya masih melakuka penyelidikan lebih lanjut lagi.
“Begitu menerima laporan, kami langsung mendatangi rumah sakit dan mengamankan data awal di lokasi kejadian. Saat ini kasus masih kami dalami untuk proses lebih lanjut,” pungkasnya. (oiq)




