
PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Koperasi bisa menjadi salah satu cara paling efektif untuk mendorong kemandirian pangan di desa. Itulah harapan yang disampaikan Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PAN, Muhammad Syauqie, S.Hut., saat berdialog dengan pengurus koperasi dan kelompok tani dalam kegiatan resesnya, di Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah, Senin (11/8/2025).
Menurut Syauqie, koperasi bukan hanya tempat menyimpan uang atau meminjam modal, tapi juga bisa menjadi pusat kegiatan ekonomi warga. Melalui koperasi, petani dapat bergabung, saling membantu, dan mengatur bersama bagaimana cara mengolah lahan, memasarkan hasil panen, hingga mengatur harga agar tetap stabil.
“Kita ingin desa-desa bisa memenuhi kebutuhan pangan mereka sendiri, bahkan lebih dari itu, bisa membantu memasok ke daerah lain. Nah, koperasi punya peran penting untuk mewujudkan hal itu,” jelasnya.
Ia menambahkan, tantangan di sektor pangan bukan cuma soal produksi, tetapi juga bagaimana hasil pertanian bisa sampai ke konsumen dengan harga yang adil. Karena itu, koperasi perlu menjadi penghubung langsung antara petani dan pasar, sehingga petani mendapat keuntungan yang layak.
Selain itu, Syauqie mendorong agar koperasi mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah daerah, lembaga permodalan, hingga kementerian terkait. Dukungan ini mencakup pelatihan, bantuan alat pertanian, hingga pendampingan agar koperasi semakin kuat dan mandiri.
Dalam kegiatan resesnya ini, Syauqie juga menyempatkan untuk meninjau lahan pertanian yang di kelola oleh anggota koperasi. Ia mengaku senang melihat semangat petani yang tetap bekerja keras meski di hadapkan pada perubahan cuaca dan fluktuasi harga.
Dengan kerja sama yang baik, Syauqie optimistis Koperasi Desa Merah Putih bisa menjadi contoh sukses pengelolaan pangan berbasis desa yang mampu menggerakkan ekonomi warga dan mewujudkan swasembada pangan. (pra)
EDITOR : TOPAN



